Share

Airport Security Committee Bandara Syamsudin Noor Gelar Rapat Pengendalian HPHK

Kamis 22 Agustus 2019 15:05 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 22 1 2095270 airport-security-committee-bandara-syamsudin-noor-gelar-rapat-pengendalian-hphk-hILOZrXFFs.jpeg Foto: dok.Angkasa Pura I

BANJARBARU – Airport Security Committee Bandara Syamsudin Noor menggelar rapat pengendalian Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK) di Ruang Rapat Kayuh Baimbai PT Angkasa Pura I, Rabu (21/08/2019). Rapat ini merupakan kegiatan rutin yang tujuannya untuk menjamin keamanan dan keselamatan para penggunan jasa trasportasi udara.

Dalam rapat tersebut, PTS. General Manager Bandara Syamsudin Noor, Suriganata mengucapkan terima kasih kepada tamu undangan yang berkenan hadir. “Airport Security Committee merupakan kegiatan yang digelar setidaknya empat kali dalam setahun, dan ini merupakan kegiatan kedua di tahun ini” ujarnya.

Ia melanjutkan, PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk peningkatan keamanan dan memastikan operasional bandara berjalan kondusif.

Sementara Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Banjarmasin Achmad Gozali dalam rapat tersebut menyampaikan apresiasinya karena AP I membantu pelaksanaan tugas dan fungsi Balai Karantina Pertanian. “Terima kasih atas fasilitas dan ketersediaan yang diberikan sehingga kita semua bisa berkumpul menyelenggarakan kegiatan Airport Security Committee demi keamanan dalam negeri dengan mencegah masuk dan tersebarnya jenis – jenis hama penyakit hewan dan organisme pengganggu” Ungkap Gozali

Dalam rapat itu dipaparkan Ancaman HPHK yang dapat mengganggu kesehatan. Contoh kasus Mad Cow Disease yang terjadi di Amerika Serikat pada 2012. Kasus tersebut membuat ekspor daiging dari Amerika merosot hinggai 83 persen.

Kemudian kasus Virus Flu burung yang terjadi di beberapa negara seperti Indonesia juga menimbulkan kerugian ekonomi sebesar Rp 4,1 Triliun. Penyebaran penyakit flu burung di Indonesia sejak 2005 telah menyebabkan 161 kematian.

Nah mencegahkasus semacam itu diperlukan langkah antisipasi yang sesuai dengan Keputusan Menteri Pertanian tentang Penggolongan Jenis – jenis Hama Penyakit Hewan Karantina. Kemudian Ancaman OPTK juga perlu dicegah sesuai Permentan No 51 Tahun 2015.

Lebih lanjut, rapat ini sendiri turut dihadiri oleh perwakilan Danlanud Sjamsudin Noor KODIM 1006 / Martapura, Polres Kota Banjarbaru, Badan Intelijen Daerah Kalsel, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Banjarmasin, Airnav Banjarmasin, Airlines, Angkasa Pura Logistik, Angkasa Pura Hotel, Gapura Angkasa, dan Kokapura. Semua instansi diatas diharapkan bersinerge untuk mencegah penyebaran HPHK. (Adv)

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini