Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Wasekjen Golkar Sudah Miliki "Bayangan" Motif Pelemparan Bom Molotov

Fahreza Rizky , Jurnalis-Jum'at, 23 Agustus 2019 |08:32 WIB
Wasekjen Golkar Sudah Miliki
Dave Laksono. (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Dave Akbarshah Fikarno atau Dave Laksono mengaku sudah memiliki "bayangan" motif pelaku pelemparan bom molotov ke Kantor DPP Golkar di Slipi, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu.

"Ya kalau motif masih investigasi kepolisian, jadi belum bisa dibilang siapa pelakunya, walaupun sudah ada bayangan mengarahnya ke mana," kata Dave saat berbincang dengan Okezone, Jumat (23/8/2019).

Baca juga: Kantor DPP Partai Golkar Dilempar Bom Molotov 

Dikarenakan kasus ini masih diselidiki polisi, Dave menyatakan enggan berspekulasi mengenai pelakunya. Ia menduga peristiwa ini dilatarbelakangi banyak persoalan yang menghampiri Golkar.

Bekas bom molotov di Kantor DPP Partai Golkar. (Foto: Ist)

"(Dugaannya) bisa macam-macam. Ada pihak luar yang ingin membuat keruh suasana, apalagi Golkar lagi kencang di media, jadi anything is possible," ujar Dave.

Baca juga: Pelaku Pelemparan Bom Molotov ke Kantor DPP Golkar Diduga 4 Orang 

Sebagaimana diketahui, Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar dilempar bom molotov oleh orang tidak dikenal pada Rabu 21 Agustus 2019 dini hari. Ditemukan dua botol sirup yang digunakan pelaku untuk dijadikan bom molotov.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menyebut dari hasil pemeriksaan sementara diduga kuat pelaku pelemparan itu dilakukan empat orang. "Iya benar ada kejadian pelemparan itu," katanya saat dikonfirmasi.

(Hantoro)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement