Santri Cikupa Tewas Terseret Ombak Pantai Karang Bolong

Rasyid Ridho , Sindonews · Jum'at 30 Agustus 2019 00:04 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 29 340 2098368 santri-cikupa-tewas-terseret-ombak-pantai-karang-bolong-JI1kQCqgy0.jpg Evakuasi korban terseret ombak di Pantai Karang Bolong (Foto: Ist)

SERANG - Arif Turtusi (14) santri Pondok Pesantren Arrosydah, Cikupa, Kabupaten Tangerang tewas setelah terseret ombak Pantai Karang Bolong, Desa Karang Suraga, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang. Sementara rekannya Wildan Pratama (12) masih dinyatakan hilang.

Kepala Basarnas Banten Zaenal Arifin mengatakan, sebanyak 121 santri dan 4 guru berangkat dari pondok pesantren sekira pukul 06.00 WIB menggunakan dua bus dengan tujuan Musium Banten, dan ziarah ke Banten Lama.

Baca Juga: BMKG: Wilayah Pesisir Berpotensi Diterpa Gelombang Tinggi

Setelah itu, rombongan berangkat melaksanakan rekreasi ke Pantai Karang Bolong Cinangka sampai di lokasi pukul 13.30 WIB. Setibanya di lokasi, sekitar 50 santri langsung berenang di pantai karang bolong. Namun, saat sedang asyik berenang sekitar jam 14.30 WIB tiga orang santri tiba-tiba terseret arus ombak yang datang tiba-tiba.

Ilustrasi

Melihat ada anak didiknya terbawa arus, salah satu guru Mustain Bilah langsung menolongnya. Namun, hanya satu santri yang berhasil diselamatkan atas nama Roky (13). Sedangkan dua orang santri hilang.

"Korban atas nama Arif Turtusi setelah dilakukan pencarian oleh tim sekitar jam 15.30 WIB ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi. Namun, sudah dalam keadaan meninggal dunia," kata Zaenal.

Sedangkan korban atas nama Wildan Pratama masih dinyatakan hilang dan sampai saat ini belum ditemukan. "Masih dalam pencarian tim SAR gabungan," ujarnya.

Baca Juga: BMKG Prediksi Ombak di Laut Selatan Jateng dan Yogyakarta Capai 6 Meter

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini