Share

8 Kampus Ikuti Disporseni Peringatan Dies Ke-35 Universitas Terbuka

Hambali, Okezone · Jum'at 30 Agustus 2019 19:33 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 30 1 2098750 8-kampus-ikuti-disporseni-peringatan-dies-ke-35-universitas-terbuka-xZwWcfrdte.jpg Rektor Universitas Terbuka, Ojat Darojat. Foto: Hambali/Okezone

JAKARTA - Peringatan Dies Natalis Ke-35/Lustrum VII Universitas Terbuka (UT) dimeriahkan dengan perhelatan Diskusi Ilimiah dan Pekan Olah Raga dan Seni (Disporseni) nasional. Tercatat ada 8 kampus negeri dan swasta mengikuti kompetisi itu.

Total ada 572 peserta, 128 ofisial, 50 wasit/juri yang mengikuti Disporseni. Mereka terdiri atas 530 mahasiswa Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) UT dan 43 mahasiswa dari 8 Universitas, yaitu UIN Jakarta, Univ. Ahmad Dahlan Jogjakarta, Univ. Merdeka Malang, UMJ, Univ. Pakuan Bogor, Unpam, Univ. Sultan Ageng Tirtayasa, dan Univ. Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.. Sedangkan tim juri diambil berdasarkan praktisi dan kalangan profesional di bidang masing-masing.

Perhelatan Disporseni ditandai dengan penabuhan bedug bersama oleh Rektor UT Ojat Darojat serta Dirjen Pembelajaraan dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Ismunandar.

Dalam sambutannya, Ojat menerangkan, Disporseni ini ditujukan untuk mempertebal kualitas sumber daya manusia (SDM) di kalangan mahasiswa. Dengan begitu, tercipta banyak prestasi di tingkat nasional hingga internasional.

"Kita menginginkan kualitas dan prestasi-prestasi itu lahir dalam ajang seperti ini, tidak hanya tingkat nasional tapi juga ke kancah internasional," ucap Ojat, di UT Convention Centre (UTCC), Jalan Pondok Cabe Raya, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (29/8/2019).

Disporseni ini, kegiatan dibagi ke dalam tiga cabang, yaitu Diskusi Ilmiah yang meliputi Lomba Debat dan Lomba Inovasi Teknologi Informasi, Olah Raga meliputi Pertandingan Bulu Tangkis, Tenis Meja, dan Catur, serta Seni yang meliputi Lomba Tari dan Lomba Seni Suara.. Seluruh pertandingan berlangsung di area kampus UT. Hanya saja, untuk bulutangkis babak penyisihannya harus menyewa venue di luar, dan baru pada fase semifinal kembali digelar di kampus UT.

Kepada Okezone, Rektor Ojat menyampaikan, seluruh perwakilan UPBJJ-UT dari seluruh Indonesia hadir turut berpartisipasi mengikuti Disporseni. Menurut dia, selain prestasi kegiatan seperti ini penting guna menjaring konektivitas mahasiswa antar daerah yang selama proses perkuliahan hanya mengandalkan metode daring jarak jauh.

"Jadi ini merupakan tradisi setiap tahun yang kita lakukan dalam rangka memberi kesempatan bagi mahasiswa UT dari seluruh nusantara dan luar negeri untuk bisa saling mengenal dan berbagi cerita. Selain itu juga untuk menyalurkan bakat dan minat mereka, kita pupuk supaya mereka bisa berprestasi. Bahkan kali ini tidak hanya mahasiwa UT saja, tapi juga dari perguruan tinggi yang lain," katanya.

Disporseni telah berlangsung sejak tahun 1990-an. Namun saat itu kegiatannya dipecah pada 3 wilayah, yaitu wilayah Barat, Tengah dan Timur. Barulah kemudian pada tahun 2018, Disporseni di Kantor Pusat Universitas Terbuka UT Pamulang. "Jadi di kampus UT Pamulang ini Disporseni sudah masuk tahun kedua. Karena kalau sebelumnya itu di bagi pada 3 wilayah, barat, tengah dan timur," jelasnya.

Ojat berharap, Disporseni ini bisa diikuti berbagai perguruan tinggi lainnya. Karena bermanfaat bagi pengembangan kualitas mahasiswa dan network antar mahasiswa dari satu perguruan tinggi dengan perguruan tinggi lainnya di Indonesia, baik negeri ataupun swasta.

"Mudah-mudahan, ke depan semakin bertambah, jadi lebih banyak kampus yang berpartisipasi. Kita berharap muncul banyak atlit mahasiswa, jadi tak hanya mengejar prestasi melainkan juga yang utama adalah memerkuat semangat persaudaraan antar sesama anak bangsa," tukasnya.

Di lokasi yang sama, Dirjen Belmawa Ristekdikti, Ismunandar, mengapresiasi Disporseni oleh kampus UT. Dia lantas membandingkan antara kegiatan serupa yang diterapkan di Ristekdikti, di mana perlombaan digelar terpisah-pisah antaralomba olahraga, ilmiah, dan seni.

"Kemenristekdikti sangat senang UT menyelenggarakan Disporseni ini. Jadi ini acara sekaligus ada kegiatan ilmiahnya, ada kegiatan olah raganya, dan ada kegiatan seninya. Kalau kita di Ristekdikti biasanya dipisah-pisah, masing-masing, Timnas untuk ilmiahnya, POMNas untuk olah raganya, dan ada juga khusus untuk seninya," ulasnya.

Disporseni di kampus UT akan berlangsung selama 9 hari, yakni sejak tanggal 28 Agustus 2019 kemarin, hingga tanggal 5 September pekan depan. Meskipun sebenarnya acara secara resmi baru dibuka hari ini.(CM)

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini