nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ngaku Kena Tumor Perut, ABG Ini Melahirkan di Kamar Mandi

Sabtu 31 Agustus 2019 20:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 31 244 2099033 ngaku-kena-tumor-perut-abg-ini-melahirkan-di-kamar-mandi-V8xUHGvAQU.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

GIANYAR - Luh GW (19), remaja yang diduga membunuh bayinya saat lahir, melahirkan di kamar mandi. Menurut pemilik kos, I Wayan Karyana, yang tinggal di sebelah utara TKP, saat kejadian tidak mendengar ada suara bayi baru lahir.

Hanya saja, sebelum kejadian pihaknya sempat dimintai bantuan oleh ibu dari Luh GW pada Kamis malam sekitar pukul 21.00 Wita.

“Ibunya datang ke sini, bilang kalau geknya menderita tumor perut dan perlu dibawa ke rumah sakit,” jelasnya, seperti dilansir KRjogja.com, Sabtu (31/8/2019).

Nah setelah berembug, dengan maksud membawa ke rumah sakit, dipinjamkanlah mobil. Namun, ketika mobil sudah siap di depan rumah, pelaku Luh GW justru sembunyi di kamar mandi.

“Ada sekitar 1 jam dia mengulur-ulur waktu. Disuruh keluar sama ibunya selalu menolak. Bilangnya masih BAB, sehingga kami menunggu di luar,” jelasnya.

 Bayi

Berselang sejam, akhirnya pelaku keluar dari kamar mandi dalam kondisi lemas. Perutnya yang awalnya besar disebut tumor, saat keluar dari kamar mandi tiba-tiba kempes.

“Ibunya sudah nanya, ngapain di kamar mandi lama. Kenapa perutnya tiba-tiba kempes. Dia jawab alami pendarahan, ada gumpalan tumor jatuh ke kloset saat dia BAB,” jelas Karyana.

Nah setelah berembug, dengan maksud membawa ke rumah sakit, dipinjamkanlah mobil. Namun, ketika mobil sudah siap di depan rumah, pelaku Luh GW justru sembunyi di kamar mandi.

“Ada sekitar 1 jam dia mengulur-ulur waktu. Disuruh keluar sama ibunya selalu menolak. Bilangnya masih BAB, sehingga kami menunggu di luar,” jelasnya.

Berselang sejam, akhirnya pelaku keluar dari kamar mandi dalam kondisi lemas. Perutnya yang awalnya besar disebut tumor, saat keluar dari kamar mandi tiba-tiba kempes.

“Ibunya sudah nanya, ngapain di kamar mandi lama. Kenapa perutnya tiba-tiba kempes. Dia jawab alami pendarahan, ada gumpalan tumor jatuh ke kloset saat dia BAB,” jelas Karyana.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sukawati Iptu IGN Jaya Winangun mengaku setelah menerima laporan temuan jasad orok langsung meluncur ke TKP. Dalam pemeriksaan itu polisi menemukan jasad bayi disembunyikan didalam ember.

“Sekarang bayinya dititip di Sanglah,” ucapnya.

Terkait status Luh GW, Iptu Winangun mengaku belum melakukan penetapan tersangka. Karena sampai Jumat malam, wanita 19 tahun itu masih menjalani perawatan di rumah sakit. “Dia masih di rumah sakit, belum bisa dimintai keterangan,” katanya.

Tidak hanya menunggu kesembuhan Luh GW, polisi kini juga memburu pacar dari ibu bayi tersebut. Terkait pemburuan itu polisi sudah meminta keterangan pihak keluarga.

“Pacarnya juga masih dicari,” tandas Iptu Winangun.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini