“Ada sekitar 1 jam dia mengulur-ulur waktu. Disuruh keluar sama ibunya selalu menolak. Bilangnya masih BAB, sehingga kami menunggu di luar,” jelasnya.

Berselang sejam, akhirnya pelaku keluar dari kamar mandi dalam kondisi lemas. Perutnya yang awalnya besar disebut tumor, saat keluar dari kamar mandi tiba-tiba kempes.
“Ibunya sudah nanya, ngapain di kamar mandi lama. Kenapa perutnya tiba-tiba kempes. Dia jawab alami pendarahan, ada gumpalan tumor jatuh ke kloset saat dia BAB,” jelas Karyana.
Nah setelah berembug, dengan maksud membawa ke rumah sakit, dipinjamkanlah mobil. Namun, ketika mobil sudah siap di depan rumah, pelaku Luh GW justru sembunyi di kamar mandi.