Menurut Prasetya, hal pertama harus dilakukan adalah pengamanan dari asap, gas, dan potensi kebakaran serta lantai/atap kapal yang bisa roboh.
"Tim Basarnas bisa mulai melakukan pencarian dan evakuasi setelah KM Santika Nusantara dinyatakan clear safety oleh K3 perusahaan Jembatan Nusantara dan IMS," tandasnya.
Baca Juga : Bangkai KM Santika Nusantara yang Terbakar Dievakuasi ke Gresik
Baca Juga : Wakil Kepala Dishub Dilantik Jadi Wali Kota Jakarta Utara
Seperti diberitakan, KM Santika Nusantara yang berangkat dari Surabaya menuju Balikpapan terbakar di perairan Masalembu pada Kamis (22/8/2019) malam. Tim SAR gabungan bersama nelayan berhasil mengevakuasi 311 orang, tiga orang diantaranya meninggal dunia.
(Angkasa Yudhistira)