Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Menilik Catatan Harta Kekayaan 10 Capim KPK

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Rabu, 04 September 2019 |15:32 WIB
 Menilik Catatan Harta Kekayaan 10 Capim KPK
Foto Ilustrasi Okezone
A
A
A

JAKARTA - Panitia seleksi (Pansel) telah menyerahkan 10 nama Calon pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin, 2 September 2019. Jokowi telah menyetujui 10 nama yang dipilih Pansel dan tinggal menunggu waktu untuk diserahkan ke DPR RI.

Kesepuluh nama tersebut yakni, Alexander Marwata (Komisioner KPK); Firli Bahuri (Anggota Polri); I Nyoman Wara (Auditor BPK); Johanis Tanak (Jaksa); Lili Pintauli Siregar (Advokat); Luthfi Jayadi Kurniawan (Dosen); Nawawi Pomolango (Hakim); Nurul Ghufron (Dosen); Roby Arya (PNS Sekretaris Kabinet); serta Sigit Danang Joyo (PNS).

Berbagai kritikan muncul dari sejumlah elemen terkait hasil seleksi tersebut. Kritikan tersebut santer terdengar karena masih adanya capim KPK yang bermasalah lolos hasil seleksi. Para kandidat yang bermasalah tersebut terkait tidak patuhnya menyerahkan LHKPN hingga adanya dugaan pelanggaran etik.

Jika ditilik dari laman http://acch.kpk.go.id/, tersimpan sejumlah laporan harta kekayaan dari 10 capim tersebut. Hanya satu capim yang tidak ada LHKPNnya yakni Luthfi Jayadi Kurniawan. Sebab, Luthfi bukan penyelenggara negara yang wajib menyerahkan LHKPN. Berikut catatan harta kekayaan sembilan capim KPK:

1. Alexander Marwata, Memiliki Harta Kekayaan Rp3,9 Miliar

Alexander Marwata yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua KPK tercatat memiliki harta sebesar Rp3.968.145.287. Alex melaporkan harta kekayaannya tersebut pada Februari 2019.

Alex memliki harta bergerak mencapai Rp414.500.000. Sedangkan harta tak bergerak Alex yang terdiri dari dua tanah dan bangunan di kawasan Tangerang bernilai Rp3.044.036.000.

Dia juga tercatat memiliki harta bergerak lain senilai Rp172.550.000, surat berharga senilai Rp540.397.576, kas dan setara kas senilai Rp796.661.711. Kendati demikian, Alex memiliki hutang sebanyak Rp1.000.000.000.

2. Firli Bahuri, Memiliki Harta Kekayaan Rp18 Miliar

Firli Bahuri yang merupakan Anggota Polri, tercatat memiliki harta kekayaan mencapai Rp18.226.424.386. Firli terakhir melaporkan harta kekayaannya tersebut pada Maret 2019.

Total harta bergerak Firli sebesar Rp632.500.000 dan harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunannya bernilai Rp10.443.500.000. Firli juga tercatat memiliki harta lain berupa kas dan setara kas seharga Rp7.150.424.386.

3. I Nyoman Wara, Memiliki Harta Kekayaan Rp1,6 Miliar

 

I Nyoman Wara merupakan Auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang berhasil lolos seleksi tahap akhir capim KPK. Dia tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp1.674.916.713 berupa benda bergerak dan tidak bergerak. Dia terakhir kali melaporkan harta kekayaaannya tersebut pada Maret 2019.

Harta bergerak Nyoman Wara bernilai Rp277.000.000 dan harta tak bergeraknya senilai Rp884.700.000. Dia juga memiliki harta bergerak lainnya seharga Rp72.000.000 serta kas dan setara kas Rp751.216.713. Kendati demikian, Nyoman Wara ternyata masih menyimpan hutang sebanyak Rp310.000.000.

4. Johanis Tanak, Memiliki Harta Rp8,3 Miliar

 

 

Johanis Tanak merupakan Direktur Tata Usaha Negara Kejagung. Dia satu-satunya perwakilan dari Jaksa yang lolos hingga ke seleksi tahap akhir capim KPK. Jika ditilik, Johanis tercatat memiliki harta senilai Rp8.340.407.121. Johanis terakhir kali melaporkan harta kekayaannya pada Juni 2019.

Johanis memiliki harta bergerak dan tidak bergerak. Harta bergerak Johanis bernilai Rp297.000.000 dan harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunannya senilai Rp4.574.648.000. Johanis memiliki harta bergerak lain senilai Rp32.300.000 serta kas dan setara kas bernilai Rp3.436.459.121.

 

5. Lili Pintauli, Memiliki Harta Kekayaan Rp70 Juta

 

 

Lili Pintauli dikenal namanya ketika menjabat pimpinan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Wanita yang sekarang berprofesi sebagai Advokat tersebut tercatat hanya memiliki harta kekayaannya Rp70.532.899.

Harta kekayaannya itu terakhir kali dilaporkan oleh Lili pada Maret 2018 ketika masih di LPSK. Harta Lili terdiri dari bendar bergerak dan tidak bergerak.

Harta bergerak Lili senilai Rp6.000.000 dan harta tidak bergeraknya seharga Rp331.231.000. Lili diketahui memiliki harta lain berupa kas dan setara kas bernilai Rp2.301.899. Kendati demikian, Lili juga tercatat memiliki hutang sebanyak Rp269.000.000.

 

6. Nawawi Pomolango, Memiliki Harta Kekayaan Rp1,8 Miliar

 

Nawawi Pomolangi merupakan seorang Hakim di Pengadilan Tinggi Denpasar. Nawawi tercatat memiliki harta sebanyak Rp1.893.800.000 yang terdiri dari benda bergerak dan tidak bergerak. Nawawi terakhir kali melaporkan harta kekayaannya pada Maret 2019.

Harta bergerak Nawawi mencapai Rp300.000.000 dan harta tidak bergeraknya sebanyak Rp1.250.000.000. Dia memiliki harta bergerak lain senilai Rp28.800.000, kas dan setara kas Rp303.000.000, serta harta lain bernilai Rp12.000.000.

 

 

7. Nurul Ghufron, Memiliki Harta Kekayaan Rp1,8 Miliar

 

Nurul Ghufron merupakan Dosen pada Universitas Jember. Dia memiliki harta senilai Rp1.832.777.249 yang terakhir dilaporkan ke KPK pada April 2018. Harta kekayaan Nurul berupa benda bergerak dan tidak bergerak.

Harta bergerak Nurul tercatat senilai Rp161.000.000 dan harta tidak bergeraknya sejumlab Rp1.165.000.000. Nurul memiliki harta bergerak lain senilai Rp127.977.500 serta kas dan setara kas Rp629.799.749. Kendati demikian, Nurul masih memiliki hutang sebesar Rp251.000.000.

 

8. Roby Arya, Memiliki Harta Kekayaan Rp1,8 Miliar

 

 

Roby Arya Brata merupakan Deputi Bidang Perekonomian Sekretariat Kabinet. Roby tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp1.832.604.592, yang terakhir kali dilaporkan pada April 2019.

Roby tercatat memiliki aset bergerak senilai Rp50.000.000 dan harta tidak bergeraknya mencapai Rp520.680.000. Roby juga memiliki harta bergerak lain senilai Rp5.800.000 serta kas dan setara kas senilai Rp1.256.124.592.

 

 

9. Sigit Danang Joyo, Memiliki Harta Kekayaan Rp2,9 Miliar

 

 

Sigit Danang Joyo tercatat memiliki kekayaan sebesar Rp2.968.792.000. Kekayaan Kepala Subdirektorat Bantuan Hukum Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Uang tersebut terakhir kali dilaporkan pada Maret 2019.

Harta bergerak Sigit sebesar Rp301.500.000 dan harta tidak bergeraknya mencapai Rp1.440.792.000. Sigit diketahui memiliki harta bergerak lain senilai Rp225.000.000 serta kas dan setara kas dengan nilai Rp1.001.500.000.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement