Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jokowi Minta Antisipasi Dampak Potensi Resesi Ekonomi Dunia ke Indonesia

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Rabu, 04 September 2019 |15:33 WIB
Jokowi Minta Antisipasi Dampak Potensi Resesi Ekonomi Dunia ke Indonesia
Presiden Jokowi (Foto ANTARA)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajaran menterinya mengantisipasi dampak perlambatan pertumbuhan ekonomi dan potensi resesi ekonomi dunia terhadap Indonesia. Caranya adalah mendorong masuknya investasi lewat penyederhanaan regulasi.

"Oleh sebab itu, payung harus kita siapkan, kalau hujannya besar, kita enggak kehujanan. Kalau gerimis kita nggak kehujanan," kata Jokowi menamsilkan regulasi itu dengan istilah payung saat membuka rapat terbatas 'Antisipasi Perkembangan Perekonomian Dunia' di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (4/9/2019).

Dalam rapat dihadiri para menteri itu, Jokowi menjelaskan, berdasarkan angka-angka yang didapatnya, resesi perekonomian dunia diprediksi akan semakin besar.

 Infografis

Jokowi mengingatkan, dampak perlambatan ekonomi tersebut telah meruntuhkan nilai tukar mata uang Yuan dan Peso hingga ke titik terendah.

"Sudah terjadi dan tantangan itu harus kita antisipasi, hadapi, dan kita harapkan, langkah-langkah antisipatif sudah benar-benar konkret kita siapkan. Dan saya berharap, perlambatan pertumbuhan ekonomi dan dampak dari resesi bisa kita hindarkan," tuturnya.

Menurut Jokowi, kunci dari antisipasi perlambatan ekonomi dunia adalah dengan mendorong investor masuk ke Indonesia. Ia pun menekankan kepada jajarannya agar mempermudah investor berinvestasi melalui kementerian dan lembaganya.

"Jaan yang paling cepat adalah yang berkaitan dengan FDI (foreign direct investment). Kuncinya hanya ada di situ nggak ada yang lain. Oleh sebab itu saya minta seluruh kementerian yang berkaitan dengan ekonomi menginventarisir regulasi-regulasi yang menghambat, aturan yang menghambat, yang membuat kita lambat itu betul-betul di inventarisir," ujar Jokowi.

Kepala Negara menegaskan bahwa pemerintah harus menyederhanakan regulasi yang menghambat masuknya investasi ke Indonesia. Bahkan, Jokowi akan kembali membahas regulasi yang menghambat tersebut pada pekan depan agar dapat disederhanakan.

"Dan seminggu lagi kita bicara bagaimana segera menyederhanakan peraturan-peraturan yang menghambat-hambat itu," tandasnya.

(Salman Mardira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement