Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Soal ISIS Ada di Papua, DPR: Kenapa Intelijen Lengah?

Harits Tryan Akhmad , Jurnalis-Minggu, 08 September 2019 |04:20 WIB
Soal ISIS Ada di Papua, DPR: Kenapa Intelijen Lengah?
Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil (Foto: Ist)
A
A
A

JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil meminta Polri untuk dapat membuktikan adanya kelompok di Papua yang terafiliasi dengan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

"Buktikan saja, jadi jaringan siapa, mana dan berapa lama mereka sudah bercokol," ujar Nasir di D'Consulate, Jakarta Pusat, Sabtu (7/9/2019).

Sebelumnya, Mabes Polri menyebut kelompok yang terafiliasi dengan ISIS di Papua ini teridentifikasi dari Jamaah Ansharut Daulah dan sudah ada sejak 2 tahun lalu.

Baca Juga: Polisi Sebut Veronica Koman Berada di Negara Tetangga

Ilustrasi ISIS

Nasir pun merasa heran bila kelompok ISIS jaringan JAD bisa masuk ke bumi Cendrawasih. Menurutnya, intelijen negara kebobolan atas adanya kejadian ini.

"Kenapa kemudian intelijen lengah ISIS ada di sana? Padahal kan ISIS itu mudah didapat," ujarnya.

Diketahui muncul adanya kelompok ISIS di Papua usai Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyebut terdapat beberapa kelompok terafiliasi ISIS turut menumpangi kerusuhan di Papua. Hal itu sampaikan saat rapat bersama Komisi I di DPR, Kamis 5 September 2019.

Baca Juga: Lenis Kogoya: Papua Sudah Bakar Batu, Berarti Damai 

(Arief Setyadi )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement