JAYAPURA – Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura meminta semua mahasiswa asal kota tersebut yang tengah menempuh pendidikan di luar Papua untuk fokus belajar dan tidak terprovokasi terkait isu permintaan pulang ke Bumi Cenderawasih oleh berbagai pihak.
"Sudah dua minggu lalu, saya sudah imbau mahasiswa saya yang ada di Salatiga dan di Amerika Serikat (AS) untuk fokus belajar saja. Untuk meningkatkan SDM anak-anak Port Numbay dan tidak boleh terprovokasi oleh isu-isu yang berkembang sekarang," kata Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano kepada awak media, Senin (9/9/2019).
Ia menyebutkan, semua mahasiswa asal Kota Jayapura yang menempuh pendidikan di luar Papua berjumlah sekira 200 orang untuk fokus belajar.

"Mereka harus fokus belajar karena dibiayai Pemerintah Kota Jayapura," ucapnya.
Sekadar diketahui, jumlah mahasiwa Papua yang menempuh pendidikan di Salatiga, Jawa Tengah, berjumlah sekitar 200 orang, di Jakarta ada 2 mahasiswa kedokteran, dan di AS ada 6 mahasiswa.
Baca Juga : Sinergitas TNI-Polri Diperlukan untuk Cegah Berkembangnya Sel-Sel ISIS di Papua
Sebelum, pihak Majelis Rakyat Papua telah mengeluarkan maklumat kepada mahasiswa Papua yang berada di seluruh pelosok Tanah Air untuk kembali menempuh studi di Papua. Maklumat ini ikeluarkan atas dasar kasus persekusi yang terjadi di Surabaya, Jawa Timur, pada pertengahan Agustus lalu.
Baca Juga : Polri Klaim Sudah Tahu Keberadaan Veronica Koman
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.