Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tolak Revisi UU KPK, Ratusan Mahasiswa di Yogyakarta Turun ke Jalan

Kuntadi , Jurnalis-Jum'at, 13 September 2019 |03:18 WIB
Tolak Revisi UU KPK, Ratusan Mahasiswa di Yogyakarta Turun ke Jalan
Mahasiswa di Yogyakarta berunjuk rasa menolak revisi UU KPK (MNC Media/Kuntadi)
A
A
A

YOGYAKARTA – Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus yang ada di DI Yogyakarta yang tergabung dalam Gerakan Anti-Korupsi Yogyakarta turun ke jalan menyuarakan penolakan terhadap revisi Undang-Undang KPK oleh DPR RI. Revisi ini dituding akan melemahkan peran KPK.

Dekan Fakultas Hukum UII Yogyakarta, Abdul Jamil mengatakan, gerakan turun ke jalan dilaksanakan serentak di beberapa kota, untuk menyuarakan penolakan terhadap wacana revisi UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK.

Di Yogyakarta, aksi ini digelar di sepanjang Jalan Malioboro sampai di titik nol kilometer. Mereka juga berhenti di gedung DPRD DIY untuk bertemu wakil rakyat untuk ikut mendukung upaya menolak revisi UU KPK.

“Kami turun ke jalan untuk mendorong agar rencana revisi UU KPK dibatalkan,” kata Jamil.KPK

Koordinator Gerakan Anti-Korupsi Yogyakarta, Adji Hari mengatakan proses penyusunan revisi UU KPK tidak sësuai dengan mekanisme yang ada. Revisi UU KPK tidak masuk dalam program legislasi nasional 2019, sehingga syarat formil tidak terpenuhi dalam pembahasan revisi UU KPK.

“Keberadaan Dewan Pengawas akan menimbulkan konflik of interest, sehingga pemberantasan korupsi akan terganggu,” ujarnya.

Wacana untuk menambahkan pasal menghentikan penyelidikan dan penuntutan justru akan mendegradasi kualitas KPK. Dalam tugasnya mereka telah melakukan dengan sangat hati-hati dan procedural.

“Kami mendesak presiden agar bersikap tegas menolak RUU KPK untuk mewujudkan Indonesia yang bebas korupsi, kolusi dan Nepotisme,” jelasnya.

Para mahasiswa juga mengajak semua masyarakat untuk mengawal pelaksanaan tugas pemerintah dan DPR terutama untuk memastikan rencana revisi dibatalkan.

Anggota DPRD DIY, Stevanus Cristian Handoko mengatakan dia akan menolak revisi UU KPK yang tidak menguatkan KPK, ataupun yang berupaya melemahkan tugas KPK.

“Kita hadir bersama rakyat untuk menguatkan KPK. Penguatan KPK harus didukung,” jelas politisi asal PSI ini.

Ratusan mahasiswa ini berasal dari Universitas Islam Indonesia (UII), UGM, UNY, UMY, UAD, INstiper, Unriyo, UP 45, dan beberapa kampus lain yang ada di Yogyakarta.

(Salman Mardira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement