Sementara Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Indriyasari, menegaskan penyelenggaraan Festival Kota Lama akan memperkuat atmosfer heritage di kawasan bersejarah itu. Sebab, Festival Kota Lama akan menggunakan sejumlah lokasi ikonik seperti Taman Kota Lama, Gedung Soesman's Kantoor, Monod Diephuis, Gereja Blenduk, Oudetrap, Marabunta, Taman Srigunting, Tekodeko Koffehuis, Jalan Kepodang, dan Jalan Letjen Suprapto.
Sebagai puncak acara di pengujung festival akan digelar Indische Parade. Dalam Indische Parade akan ditampilkan atraksi-atraksi seni dan budaya, komunitas transportasi antik dan beragam busana hasil akulturasi Kota Semarang.
“Alhamdulillah agenda ini disambut baik oleh banyak pihak pemilik bangunan dan komunitas yang ikut serta dalam Festival Kota Lama. Berarti Pemerintah Kota Semarang tidak sendirian, banyak pihak sepakat mewujudkan cita-cita Kota Lama sebagai warisan cagar budaya dunia,” tutur Indriyasari.

(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.