Menurut Tjipta, apa yang dilakukan Amran Sulaiman selama ini terhadap produksi padi nasional merupakan kerja nyata mewujudkan Indonesia swasembada beras.
Tjipta menjelaskan, era sebelum Amran Sulaiman menjabat Mentan, Indonesia terkenal sebagai negara yang gemar mengimpor beras. Namun di awal Amran Sulaiman memimpin, terbukti tidak lagi perlu mengimpor beras.
"Bahkan saat masa paceklik saja produksi beras kita tetap tinggi. Amran juga berani waktu itu mengatakan tidak perlu impor beras sebab panen raya masih berlangsung," ungkap Tjipta.
Guna informasi, tahun 2018 Badan Pusat Statistik (BPS) pernah menyatakan bila Indonesia mengalami surplus beras sebanyak 2,85 juta ton. Saat itu, stok beras nasional terhitung berjumlah 28,47 juta ton.
Baru-baru ini, saat menghadiri peringatan Hari Tani Nasional 2019 di Pemalang, Jawa Tengah, Amran Sulaiman juga menuturkan bahwa Perum Bulog masih menyimpan cadangan beras nasional sebesar 2,5 juta ton. (ADV) (Wil)
(Risna Nur Rahayu)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.