nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kasat Reskrim Polres Majene Letuskan Tembakan di Lapas Maros

Herman Amiruddin, Jurnalis · Rabu 09 Oktober 2019 00:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 08 609 2114515 kasat-reskrim-polres-majene-letuskan-tembakan-di-lapas-maros-wISMc17ICI.JPG Kalapas Maros, Indra Setia Budi menunjukkan selongsong peluru milik Kasat Reskrim Polres Majene (Foto: Okezone.com/Herman Amiruddin)

MAKASSAR - Letusan senpi terdengar dari dalam Lapas Maros, Sulawesi Selatan. Pelaku yang mengeluarkan tembakan itu diketahui seorang oknum polisi yang menjabat Kasat Reskrim Polres Majene, Sulawesi Barat. Aksi penembakan ini sontak mengganggu ketentraman warga binaan Lapas Maros.

Mereka terusik oleh suara tembakan yang diduga dilakukan Kasat Reskrim Polres Majene pada Minggu 6 Oktober 2019 sore lalu.

Kalapas Maros, Indra Setia Budi mengatakan, insiden yang tidak diinginkan itu akibat lantaran kesalahpahaman pihak Polres Majene, di mana saat anggota reskrim sedang mengambil keterangan dari pelaku penipuan justru mendapat sorakan dari para warga binaan.

"Kasat Reskrim Polres Majene merasa anggotanya disakiti, sehingga melepaskan tembakan ke udara guna menyelamatkan anggotanya, yang saat memeriksa tidak mengalami tekanan dari pihak warga binaan," kata dia, Selasa (8/10/2019).

Tindakan oknum polisi itu lanjut Indra, langsung menyulut emosi warga binaan yang saat itu sedang mengantre air untuk mengambil wudhu dan mandi. "Sehingga meraka melempari Kasat Reskrim dengan batu," ungkapnya.

Dirinya menyayangkan pengayom masyarakat malah nekat melepaskan tembakan di dalam lapas. Terlebih, salah satu warga binaan ada yang menjadi korban, lantaran dipukul bagian dadanya dengan gagang pistol.

Mantan Kalapas Makassar ini kembali menyesalkan insiden itu bisa terjadi di Lapas Maros. "Sebab, saat itu warga binaan tengah stres selama sebulan tidak mendapatkan air bersih untuk MCK dan salat," ucap Indra.

Ia mengaku pihaknya beserta ratusan warga binaan siap diambil keterangannya untuk memberikan informasi akurat terkait perilaku oknum polisi itu.

Sementara itu, saat dikonfirmasi via telefon Kapolres Majene, AKBP Asri Effendi belum bisa memberi informasi lantaran masih mengumpulkan keterangan.

"Saat ini anggota diturunkan ke Lapas Maros guna mengumpulkan kebenaran insiden yang terjadi saat warga binaan akan melaksanakan salat magrib," ujar Asri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini