PANDEGLANG - Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir menyebutkan dua pelaku penyerangan terhadap Menkopolhukam Wiranto pasangan suami istri berinisial FA dan SA.
"Ada dua masyarakat yaitu suami istri yang menerobos masuk penjagaan. Kemudian melakukan upaya penganiayaan terhadap beliau (Wiranto). Namun berhasil dicegah namun tidak sepenuhnya, sehingga beliau mengalami luka penusukan," kata Kapolda.

Sebagai barang bukti, petugas juga mengamankan satu pucuk pisau belati dan gunting yang digunakan pelaku untuk melukai empat orang yakni Menkopolhukan Wiranto, Kapolsek menes Kompol Dariyanto, Mantan ajudan Wiranto dan tokoh masyarakat H. Fuad Sauki dan ajudan Danrem Maulana Yusuf.
"Yang laki-laki dalam bentuk belati, yang perempuan pakai gunting," tuturnya.