JAKARTA - Perwakilan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) hari ini bertolak ke Serang dan Pandeglang, Banten, Jumat (11/10/2019). Kedatangan mereka terkait kasus penusukan terhadap Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto di Pandeglang, Kamis kemarin.
LPSK juga akan menemui para pihak terkait dalam persoalan ini. Mulai dari Bareskrim Polri, Detasemen Khusus (Densus) 88 Polri hingga polsek setempat.
"Besok (hari ini) LPSK turun ke Serang dan Pandeglang," ujar Wakil Ketua LPSK, Susilaningtias, mengutip dari iNews.id.
Sementara kedatangannya ke RSPAD Gatot Soebroto untuk berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan Wiranto. Koordinasi dalam rangka memberikan bantuan medis.
"LPSK punya kewenangan untuk memberikan bantuan karena seperti di UU Nomor 5 Tahun 2018 bahwa korban terorisme berhak mendapatkan bantuan medis sesaat setelah kejadian. Kami sampaikan ke pihak rumah sakit kami akan menanggung biayanya," ucapnya.
Dia mengaku belum bisa bertemu langsung dengan Wiranto karena kondisi kesehatannya belum stabil setelah menjalani operasi luka tusukan.

"Bapak (Wiranto) lagi istirahat, jadi kami hanya bertemu dengan dokter tetapi bukan dokter yang merawat," katanya.
Wiranto ditusuk orang tidak dikenal saat kunjungan ke Pandeglang, Banten, Kamis kemarin. Kronologi penusukan terjadi pukul 11.55 WIB di depan Gerbang Lapangan Alun-Alun Menes Desa Purwaraja, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.