Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Polisi Tingkatkan Pengamanan Pejabat Negara Pasca-Penusukan Wiranto

Syaiful Islam , Jurnalis-Jum'at, 11 Oktober 2019 |14:39 WIB
Polisi Tingkatkan Pengamanan Pejabat Negara Pasca-Penusukan Wiranto
Detik-detik Wiranto ditusuk teroris di Pandeglang, Banten. (Foto: Istimewa)
A
A
A

SURABAYA - Polda Jatim meningkatkan pengamanan terhadap VIP maupun VVIP pasca-penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto. Peningkatan pengamanan ini dilakukan untuk mengantisipasi serangan dari kelompok-kelompok teroris.

Peningkatan pengamanan di Jatim tersebut disampaikan langsung Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, ditujukan ke kapolres se-Jatim. Diharapkan, penyerangan terhadap pejabat publik tak kembali terulang.

"Kapolda Jatim pada kesempatan penyampaian langsung kepada kapolres agar peningkatan status ini dilakukan dalam rangka pengamanan VIP maupun VVIP," terang Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, Jumat (11/10/2019).

Menurut Barung, status ini juga untuk melakukan deteksi pada kegiatan kelompok-kelompok anarkis yang ingin membuat rusuh jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih, Jokowi-Ma’ruf Amin pada 20 Oktober 2019.

Wiranto.

"Menyangkut tentang kegiatan kelompok anarkis agar dilakukan pemantauan. Kapolda Jatim juga menyampaikan agar intelijen dan reserse bekerjasama melakukan penegakan hukum untuk hal-hal yang sekiranya adanya potensi gangguan kamtibmas," ucap Barung.

Seperti diberitakan sebelumnya, Wiranto ditusuk saat melakukan kunjungan kerja di wilayah Menes, Pandeglang, Banten. Wiranto mengalami luka tusuk di bagian perut dan harus menjalani perawatan di RSPAD Gatot Soebroto.

(Qur'anul Hidayat)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement