PANDEGLANG - Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan, pacsaperistiwa penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto, pihaknya akan memperketat para pendatang yang akan menetap di wilayahnya.
"Pemerintah akan lebih ketat dan selektif dalam menerima pendatang/tamu yang akan menetap di Pandeglang, harus jelas maksud tujuan apa, berapa lama dan profesinya sebagai apa," ujar Irna kepada melalui singkatnya, Minggu (13/10/2019).

Hal itu dilakukan sebagai upaya meminimalisir adanya segelintir orang yang memanfaatkan untuk melakukan aksi teror di wilayah Pandeglang.
"Tentu untuk meminimalisir teror-teror yang di lakukan para pelaku yg terpapar paham radikal yg akan mengganggu Pancasila, UUD 45, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI, mengganggu instabilitas Pandeglang," kata Irna.
Baca Juga : Diduga Terlibat Penusukan Wiranto, Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Bekasi
Selain itu, Pemkab Pandeglang akan melibatkan jajaran hingga tingkat Kecamatan, desa, sampai pelibatan RT dan RW untuk berkolaborasi memberikan pemahaman kebangsaan kepada masyarakat.
"Kita akan terus berkoordinasi sinergi dengan BIN Daerah, forkopimda TNI Polri, berkolaborasi dengan Swasta, stake holder untuk memberikan sosialisasi edukasi wawasan kebangsaan kepada masyarakat," kata dia.
Dia berharap, dengan adanya peristiwa penusukan mantan Panglima TNI itu menjadi pelajaran dan semoga kejadian tersebut yang pertama dan terakhir kalinya.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.