BOGOR - Dosen IPB Abdul Basith (AB) yang ditangkap polisi dalam kasus ancaman teror bom molotov mengirimkan surat pengunduran diri dari civitas kampusnya. Surat itu langsung diterima dan diproses oleh kampus.
"Yang bersangkutan (Abdul Basith) sudah mengajukan surat pengunduran diri. Sudah diproses dan diberhentikan dari beberapa hari yang lalu," kata Rektor IPB, Arif Satria, kepada wartawan, Senin (14/10/2019).

Untuk itu, Arif berharap agar kasus AB tidak dikaitkan lagi dengan kampus IPB. Ia mengakui bahwa tindakan AB merugikan dan mencoreng nama baik IPB yang dicap sebagai kampus radikal meski tidak demikian.
"Mohon tidak dikaitkan lagi dengan IPB. IPB yang dipersepsikan orang itu keliru. Kita menjunjung tinggi nilai kebangsaan dan kebhinekaan. Kita merawat kebangsaan dari jalur pendidikan. Kita jelas melarang radikalisme yang bertentangan Pancasila," tegasnya.
Baca Juga : Imam Masjid di Sulsel Tewas Ditebas Tetangga dengan Parang
Guna mencegah persoalan serupa terjadi lagi, pihaknya akan terus membangun relasi antardosen, saling bersinergi, dan mengidentifikasi jika ada hal yang mencurigakan di kalangan kampus.
"Dengan pola saling mendekatkan dosen dengan kampus kita akan saling solid dan menguatkan. Saya kira itu instrumen yang paling ampuh," tutup Arif.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.