Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bupati Pandeglang Tampik Tudingan Kecamatan Menes Sarang Teroris

Rasyid Ridho , Jurnalis-Selasa, 15 Oktober 2019 |04:16 WIB
Bupati Pandeglang Tampik Tudingan Kecamatan Menes Sarang Teroris
Bupati Pandeglang Irna Nurlita menjenguk Wiranto di RSPAD (Foto : Okezone.com/Rizky)
A
A
A

PANDEGLANG - Bupati Pandeglang Irna Narulita menampik anggapan wilayahnya, terutama Kecamatan Menes, dikatakan menjadi sarang dan tempat persembunyian teroris. Sebab, dua pelaku penusukan Menkopolhukam Wiranto yakni Syahril Alamsyah alias Abu Rara dan Fitri Andriana bukanlah warga asli Menes.

"Jangan dulu suudzon bahwa Pandeglang sarang teroris, kebetulan saja pelaku tinggal di Pandeglang. Padahal pendatang dari bekasi terus ke Banten," ujar Irna, Senin (14/10/2019).

Wiranto ditusuk saat menyambangi Pandeglang (Foto : istimewa)

Menurut Irna, saat ini Pemkab Pandeglang tengah fokus memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat akan bahayanya paham-paham yang bertentangan dengan hukum di Indonesia, seperti radikalisme dan terorisme.

"Kami tidak tahu menjadi sarang atau apa. Yang jelas kami ingin membesihkan anak-anak kami atau tamu pendatang yang merusak moral anak bangsa dan menganggu yang namanya pancaaila itu harus dihapuskan dari pandeglang," tegasnya.

Baca Juga : Tim Densus 88 Kembali Menangkap Terduga Teroris di Cirebon

Selain itu, pihaknya juga sudah mengintrusikan kepada alim ulama, tokoh masyarakat agar memberikan pencerahan bahwa aksi-aksi kekerasan tidak dibernarkan dalam ajaran agama kepada jamaahnya, ibu-ibu majelis talim, santri dan masyarakat.

"Jangan sampai anak-anak kita terganggu atau dicuci otanya oleh pelaku teror," tandasnya.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement