Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Batan Kuasai Teknologi Pengolahan Bahan Galian Nuklir

Fetra Hariandja , Jurnalis-Kamis, 17 Oktober 2019 |09:34 WIB
Batan Kuasai Teknologi Pengolahan Bahan Galian Nuklir
Seminar Nasional Geologi Nuklir dan Sumber Daya Tambang 2019. (Foto: Ist/Dok Batan)
A
A
A

Kepala PTBGN Yarianto mengatakan saat ini Batan telah menguasai teknologi pemisahan mineral radioaktif yakni uranium, torium, dan LTJ di laboratorium Pengolahan LTJ, Uranium, dan Torium (PLUTHO) yang berada di Kawasan Nuklir Pasar Jumat. Melalui laboratorium inilah mineral yang terkandung pada pasir monasit dipisahkan antara mineral radioaktif yakni uranium, torium dengan LTJ.

"Laboratorium PLUTHO ini masih dalam skala penelitian belum sampai pada skala industri. Saat ini sedang dikembangkan untuk skala industri yang bekerja sama dengan PT Timah," ungkap Yarianto.

Baca juga: Batan Targetkan Peningkatan PNBP Hingga 30% 

LTJ yang dihasilkan oleh PLUTHO adalah LTJ oksida dan perlu diolah lagi untuk mendapatkan unsur-unsur LTJ yang bermanfaat bagi industri. Batan juga melakukan proses pemisahan LTJ oksida menjadi unsur-unsur LTJ yang siap dimanfaatkan industri yakni di Pusat Sains dan Teknologi Akselerator Yogyakarta.

Kepala Batan Anhar Riza Antariksawan. (Foto: Ist/Dok Batan)

Berdasarkan hasil penelitian PTBGN, Yarianto menuturkan kandungan LTJ banyak ditemukan di bumi ini khususnya yang berada pada jalur timah yakni Thailand, Malaysia, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, dan Kalimantan Barat.

"Selain itu juga di Sulawesi, khususnya Mamuju, juga potensi LTJ cukup besar yang keberadaannya tidak bercampur dengan monasit. Namun sampai saat ini belum didapatkan angka yang pasti terhadap kandungann LTJ di Mamuju," tuturnya.

Baca juga: Batan Mulai Manfaatkan Teknologi Nuklir untuk Deteksi Sejumlah Penyakit Keras 

Ia berharap potensi LTJ ini dapat menjadi harta karun bagi Indonesia dan dapat meningkatkan nilai tawar Indonesia di dunia khususnya di bidang industri. Batan dengan penguasaan teknologi pemisahan mineral radioaktif dengan LTJ menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan teknologi.

"Batan menyediakan teknologi, kita telah menguasai teknologi mulai dari skala laboratorium, design engineering, sampai prototipe dan pilot plan," pungkas Yarianto.

(Hantoro)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement