Menurut Yusni, selain dalam sejarah putra asal Aceh hanya bisa tembus menjadi Dirjen di Kemensos, ia berharap ke depan kementerian itu dipegang oleh orang yang mengerti resolusi konflik dan bukan berasal dari partai politik.
"Ya seharusnya, ya tentu saja nanti penempatan seorang menteri itu sesuai dengan komptensi juga, bukan sekedar formalitas apalagi cuma dapat jatah, ada jatah A jatah B, jatah kelompok, jatah daerah bukan itu. Tapi komptensi itu lebih penting untuk menjaga perimbangan-perimbangan itu," ujar Yusni.
"Apalagi nanti ada dari partai, politisi, teknokrat, spesialis, nah itu harus kompeten yang pling penting," tandasnya.
(Angkasa Yudhistira)