Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu mengaku bersyukur bisa menggantikan JK sebagai Wakil Presiden. Pasalnya, JK dinilai telah menorehkan prestasi dalam menjalankan tugas kenegaraan.

"Saya merasa bangga karena saya menggantikan Pak JK sebagai pendahulu saya. Saya ini santri, santri itu memang diajar untuk menghargai pendahulunya. Karena beliau itu lebih dulu, dia harus memperoleh pujian dari saya," tutur Ma'ruf.
Baca Juga : Ma'ruf Amin : Saya Akan Terus Konsultasi dengan JK
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.