Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Muhammadiyah: Semoga Menteri Diberi Kekuatan Iman Takwa Dalam Jalankan Tugas

Fahreza Rizky , Jurnalis-Rabu, 23 Oktober 2019 |18:52 WIB
Muhammadiyah: Semoga Menteri Diberi Kekuatan Iman Takwa Dalam Jalankan Tugas
Ketum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan selamat menunaikan amanat dan tugas kenegaraan kepada para Menteri dan Pejabat setingkat Menteri pada Kabinet Indonesia Maju yang baru dilantik oleh Presiden Joko Widodo.

"Semoga diberi kekuatan iman dan taqwa dalam menjalankan tugas kenegaraan yang sangat penting bagi hajat hidup rakyat," jelas Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone, Rabu (23/10/2019).

Haedar berharap, para menteri bisa membuktikan integritas yang tinggi selaku pejabat publik yang menjujung tinggi moralitas yang jujur, amanah, dan menampilkan keteladanan.

"Menteri bukan hanya pejabat negara biasa, mereka akan menjadi tumpuan sekaligus sorotan publik atas integritas ruhani dan etiknya yang luhur. Mereka juga harus membuktikan leadership atau kepemimpinannya yang berkarakter, bukan sekadar ahli apalagi menjadi tukang teknis," jelasnya.

Kabinet Indonesia Maju

"Sebagai pembantu Presiden tentu para Menteri dan Pejabat setingkat Menteri itu menjalankan tugas kenegaraan dan eksekutif sesuai tupoksinya. Kematangan mental diperlukan, bukan sekadar mengandalkan keahlian tertentu," imbuhnya.

Kemudian, Haedar juga mengharapkan, para menteri bisa bekerja dalam koridor konstitusi dan sistem good governance yang tinggi. Ia berharap para menteri jangan menabrak aturan, termasuk harus menjauhi korupsi dan penyalahgunaan wewenang agar lima tahun ke depan tidak ada lagi yang tersangkut perkara hukum dan terjerat Komisi Pemberantasan Korupsi.

"Kami percaya akan sikap taat asas para pejabat negara tersebut demi kesuksesan menjalankan amanat. Jadikan Kementrian yang dipimpinnya benar-benar berstandar sistem yang objektif, meritrokrasi, dan ada hasil yang nyata. Jangan mengejar popularitas atau populisme yang kelihatan menyenangkan di mata publik, tetapi tidak membuahkan langkah nyata bagi kemajuan dan kesuksesan yang menjadi bidang tugasnya. Tugas dan tantangan setiap kementerian tengah menghadang di depan yang memerlukan political-will yang kuat.," lanjutnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement