
"Secara bertahap akan kita bangun ruang kelas baru, dua tahun ke depan juga kita fokus merehabilitasi sekolah yang rusak, rawan rubuh, yang dapat membahayakan siswa," ujarnya.
Untuk sementara, siswa SDN 2 Pasirkupa yang menumpang belajar di madrasah dengan kondisi memprihatinkanyang hanya beralaskan karpet kotor sambil lesehan.
"Memang enggak ada mebelernya (kursi dan meja-red). Tapi, tadi ada yang mau menyumbang kursi dan meja. Pihak madrasah juga mempersilakan digunakan," katanya.
Sebelumnya, Kepala Sekolah SDN 2 Pasirkupa, Huriyati menjelaskankan, jumlah siswa di SDN 2 Pasirkupa sebanyak 324, terbagi dalam 13 rombongan belajar. Sementara ruang kelas yang dimiliki hanya ada 6, masih kekurangan 7 ruang kelas. Aktivitas belajar-mengajar pun terpaksa dilakukan secara tidak layak karena gedung sekolahnya kekurangan ruang kelas. Sehingga, para siswa terpaksa belajar menumpang di madrasah yang tidak memiliki kursi dan meja.