Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Nasdem: Pertemuan Surya Paloh & Sohibul Iman Direncanakan Spontan

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Sabtu, 02 November 2019 |11:32 WIB
 Nasdem: Pertemuan Surya Paloh & Sohibul Iman Direncanakan Spontan
Foto: Okezone
A
A
A

JAKARTA - Ketua DPP Partai Nasdem, Willy Aditya mengatakan, bahwa pertemuan Ketua Umum Nasdem Surya Paloh dan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman direncanakan secara spontan.

Menurut Willy, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga mengetahui adanya pertemuan Nasdem bersama partai yang berada di luar pemerintahan itu.

Pertemuan antara Nasdem dan PKS itu berlangsung setelah Surya Paloh dan Sohibul Iman menghadiri pelantikan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin di DPR pada Minggu 20 Oktober 2019 lalu.

"Itu terjadi boleh dibilang on the spot, ya," katanya dalam diskusi 'Memaknai Pelukan Politik PKS dan Partai Nasdem' di Restoran Sirih Merah, Jakarta, Sabtu (2/10/2019).

 Baca juga: Jokowi soal Pertemuan Surya Paloh-Elite PKS: Biasa Saja, Enggak Perlu Baper

Willy memaparkan bahwa Surya dan Sohibul Iman sama-sama menyampaikan rencana pertemuan mereka kepada Jokowi saat acara pelantikan tersebut.

"Pak Surya menyampaikan, 'Pak Presiden kami nanti akan bikin silaturahmi, nih. Nasdem akan bertandang ke PKS'. 'Wah bagus, bang' kata Jokowi," ucap Willy.

Petinggi Nasdem bertandang ke DPP PKS lada Rabu 30 Oktober 2019. Dalam pertemuan itu, sambung Willy, terdapat tiga kesepakatan yang dilakukan kedua partai tersebut.

Pertama, masing-masing partai menghargai dan menghormati posisi mereka dalam pemerintahan. "Benang merahnya dari dua posisi itu adalah melakukan check and balances di Senayan," tuturnya.

 Baca juga: Surya Paloh Bertemu PKS, Jokowi: Mungkin dengan Saya Enggak Begitu Kangen

Poin kedua, Nasdem dan PKS akan sama-sama mengedepankan akhlaktul karimah saat mengeluarkan pernyataan di depan publik. Ia pun mengungkapkan bahwa sebenarnya Nasdem dan PKS sudah berencana sejak dua tahun lalu untuk mengadakan workshop komunikasi politik bagi para kadernya.

"Agar tidak asal nyablak, tidak asal bacot di ruang publik. Karena apa? harus ada etisnya," ujarnya.

Sementara poin terakhir adalah, kedua partai sepakat menjaga nilai-nilai kebangsaan dan Pancasila. "Kemudian sama-sama bersikap tegas terhadap aksi-aksi intoleransi, radikalisme, terorisme," tandas Willy.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement