nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Feminisme Tidak Dikriminalisasi di Arab Saudi

Rahman Asmardika, Jurnalis · Rabu 13 November 2019 13:41 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 13 18 2129284 feminisme-tidak-dikriminalisasi-di-arab-saudi-eUDOmoqGGK.jpg Foto: Reuters.

RIYADH - Presidensi Keamanan Negara Arab Saudi telah mengeluarkan klarifikasi mengenai video promosi "konsep ekstrem" yang disiarkan oleh Departemen Umum untuk Penanggulangan Ekstremisme. Dalam sebuah pernyataan, presidensi mengatakan bahwa konten video itu tidak akurat dan mengandung banyak kesalahan dalam mendefinisikan ekstremisme.

Lembaga itu mencatat bahwa orang yang menyiapkan dan memublikasikan video tersebut telah bertindak salah dan atas namanya sendiri. Berdasarkan pernyataan resmi presidensi, orang tersebut telah dibawa untuk penyelidikan dan langkah-langkah diambil untuk berurusan dengan media sosial untuk memastikan bahwa kesalahan seperti itu tidak dilakukan lagi.

Presidensi juga menunjukkan adanya artikel keliru yang diterbitkan pada 11 November di surat kabar Al-Watan yang mengatakan bahwa "hukuman berat akan dikenakan pada kaum feminis, termasuk kurungan penjara dan cambukan”. Demikian dilaporkan Arab News, Rabu (13/11/2019).

Presidensi mengklarifikasi bahwa cerita itu tidak benar, menunjukkan bahwa surat kabar itu bukan badan pengawas atau hukum sebagaimana ditetapkan oleh Statuta Pemerintahan dan statuta lainnya. Mereka telah mengambil tindakan hukum yang diperlukan dengan otoritas terkait terhadap surat kabar Al-Watan terkait laporan yang salah diterbitkan.

Dalam sebuah tweet pada Selasa, Komisi Hak Asasi Manusia Saudi mengonfirmasi bahwa feminisme tidak dikriminalisasi di Arab Saudi dan bahwa Kerajaan mengedepankan pentingnya hak-hak wanita. Komisi itu mencatat langkah-langkah mendasar yang diambil untuk pemberdayaan perempuan yang telah memberi mereka hak penuh mereka.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini