JAKARTA - Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin mengimbau guru mengaji tidak mengajarkan paham radikal pada muridnya. Hal itu dikatakan Ma'ruf untuk merespons peristiwa bom bunuh diri yang diduga dilakukan oleh Rabbial Muslim Nasution di Mapolrestabes Medan, beberapa waktu lalu.
Rumah yang diduga milik guru mengaji Rabbial Muslim Nasution telah digeledah Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri. Namun saat penggeledahan yang bersangkutan sudah tidak ada di lokasi.
Baca juga: Ma'ruf Amin Ingin Pemuda Tampil Paling Depan Jaga NKRI dari Radikalisme
Ma'ruf mengatakan, polisi perlu melakukan penyelidikan terhadap guru mengaji terduga pelaku bom Medan. Pasalnya itu dibutuhkan untuk mengetahui sumber radikalisme pelaku.
"Penyelidikan saya kira perlu, sebab kita harus tau ya, sumber terjadinya radikalisme itu dari mana. Oleh karena itu semua kita harus tahu sumber-sumber itu," ucapnya di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (15/11/2019).
Baca juga: Ma'ruf Amin: Radikalisme Bukan soal Pakaian, tapi Cara Berpikir dan Bertindak