Menag berharap, para penceramah yang sering tampil di ruang publik lebih sensitif dengan persoalan kebangsaan, keragaman, dan radikalisme. "Kami tidak ingin radikalisme berkembang luas. Jumlahnya memang tidak banyak, tapi harus diwaspadai karena bisa memecah belah bangsa," tuturnya.
Selain ratusan jamaah, hadir juga Kakanwil Kemenag Provinsi Aceh, Daud Pakeh, Staf Khusus Menag, Munajat, Kapus LKKMO M Zein, dan Sesmen Khairul Huda Basyir.
Baca Juga: Jaga Kerukunan, Ribuan Warga Lintas Agama Gerak Jalan Bareng
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.