nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Permohonan Ganti Kelamin di PN Surabaya Dicabut, Ini Alasannya

Syaiful Islam, Jurnalis · Rabu 20 November 2019 18:07 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 20 519 2132337 permohonan-ganti-kelamin-di-pn-surabaya-dicabut-ini-alasannya-DKnA9F6mOe.jpg ilustrasi (Shutterstock)

SURABAYA – Keinginan warga berinisial PN (19) mengganti identitas jenis kelamin dari perempuan menjadi laki-laki urung terwujud saat ini. Dia mencabut permohonan ganti identitas kelamin yang diajukan di Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur.

PN mencabut permohonan tersebut melalui kuasa hukumnya dalam sidang lanjutan yang digelar terbuka di ruang Kartika I Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (20/11/2019).

Sayogianya sidang yang dipimpin hakim tunggal Sigit Sutriono hari ini masuk agendapembuktian. Namun, pemohon kesulitan menghadirkan saksi-saksi dan bukti-bukti yang bisa menguatkan permohonannya, sehingga memilih mencabut dulu permohonannya.

"Pemohon belum siap melanjutkan ke pembuktian. Kesulitan untuk menghadirkan saksi-saksi dan bukti-bukti," kata kata Hakim Sigit Sutriono yang mengabulkan pencabutan permohonan tersebut.sigit sutriono

Sigit Sutriono (iNews)

Menurut Sigit, pemohon bisa mencabut permohonan sewaktu-waktu. Namun pemohon juga bisa mengajukan ulang permohonannya di pengadilan.

Baca juga: Sidang Ganti Kelamin di PN Surabaya Ditunda Gara-Gara Ini

Kuasa hukum PN, Irwan Santoso Hadiwidjadja menyatakan pihaknya mencabut permohonan itu karena alasan teknis. Kliennya berencana mengajukan lagi permohonan setelah melengkapi bukti dan saksi.

"Kami putuskan mencabut untuk mempersiapkan bukti-bukti dan saksi-saksi. Setelah sempurna, nanti kami akan mengajukan kembali, secepatnya. Saat ini dalam proses," ujar Irwan.

Baca juga: Pria di Tuban Ajukan Ganti Kelamin, Bagaimana Menurut Aspek Hukum?

Sebelumnya, PN mengajukan permohonan ganti identitas jenis kelamin ke Pengadilan Negeri Surabaya dengan alasan memiliki kelamin ganda sejak kecil, meski salah satunya tak berkembang.

Dia juga ingin menggantikan namanya dari perempuan ke nama yang identik dengan laki-laki.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini