nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berstatus Siaga, Gunung Karangetang Diguncang 178 Kali Gempa

Maulidia, Jurnalis · Kamis 21 November 2019 17:39 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 21 340 2132823 berstatus-siaga-gunung-karangetang-diguncang-178-kali-gempa-5l2jrIZifk.jpg Gunung Karangetang. (Foto: Okezone.com/Subhan Sabu)

JAKARTA - Gunung Karangetang di Sulawesi Utara berada di level III atau berstatus siaga. Tercatat terjadi 178 kali gempa pada Kamis, 20 November 2019.

Menurut situs resmi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), melalui rekaman seismograf, Gunung Karangetang diguncang sebanyak 136 kali gempa guguran, 14 gempa hembusan, 2 kali gempa vulkanik/fase banyak, 3 kali gempa vulkanik dangkal, 2 kali gempa vulkanik dalam, 1 kali gempa tektonik lokal, 2 kali gempa terasa, dan 18 kali gempa tektonik jauh.

"Menurut penggambaran gunung berapi terlihat jelas sampai tertutup kabut. Asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas yang tipis hingga sedang. Tinggi yang dicapai sekira 10-150 meter dari puncak. Kecerahan cuaca hingga berawan menandakan angin bertiup lemah ke arah tenggara dan barat laut,” tulis pihak PVMBG, Kamis (21/11/2019).

Suhu udara yang dirasakan sekira 26-31 C. Guguran lava yang meleleh dari puncak kawah utama ke arah Kali Nanitu, Kali Sense dan Kali Pangi, sesekali ke arah Kali Batang dan Beha Barat.

(Foto: Okezone.com/Subhan Sabu)

PVMBG mengimbau kepada masyarakat di sekitar Gunung Karangetang dan pengunjung atau wisatawan agar tidak mendekati dan melakukan pendakian dalam radius 2,5 kilometer.

"Masyarakat sekitar Gunung Karangetang dianjurkan agar menyiapkan masker penutup hidung dan mulut, guna mengantisipasi potensi bahaya gangguan saluran pernapasan jika terjadi hujan abu. Masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai-sungai yang berhulu dari puncak Gunung Karangetang agar meningkatkan kesigap-siagaan dari potensi ancaman lahar hujan banjir bandang yang mengalir," tulis PVMBG.

Letusan terakhir Gunung Karangetang tanggal 25 November 2018, menghasilkan tinggi kolom erupsi 500 meter.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini