Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Demokrat Sebut Usulan Penambahan Masa Jabatan Presiden Bukan Agenda MPR

Harits Tryan Akhmad , Jurnalis-Jum'at, 22 November 2019 |13:28 WIB
 Demokrat Sebut Usulan Penambahan Masa Jabatan Presiden Bukan Agenda MPR
Waketum Partai Demokrat, Syarief Hasan (foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Wakil Ketua MPR dari Fraksi Partai Demokrat, Syarief Hasan menyatakan penambahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode tak ada dalam usulan MPR yang akan mewacanakan amandemen Undang-Undang Dasar 1945.

“Enggak tahu, itu (penambahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode) mungkin selentingan saja. Tapi yang jelas itu bukan salah satu dari agenda,” tegas Syarief di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (22/11/2019).

Syarief menegaskan, sejauh ini wacana amandemen terbatas hanya fokus kepada penyempurnaan dan tidaklah menyinggung mengenai masa jabatan presiden.

 Baca juga: Indonesia Bisa Kembali ke Orde Baru jika Masa Jabatan Presiden Ditambah

Dia mengaku, fraksi partai Demokrat sendiri menolak apabila wacana tersebut dimunculkan. Karena dua periode jabatan presiden tersebut sudah cukup.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement