nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terlilit Tali Pengaman, Pekerja Terjebak 2 Jam di Atas Puncak Tower

Herman Amiruddin, Jurnalis · Selasa 26 November 2019 02:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 26 609 2134398 terlilit-tali-pengaman-pekerja-terjebak-2-jam-di-atas-puncak-tower-iXx02kUKdt.jpg Proses penyelamatan korban terlilit tali pengaman di puncak tower. (Foto: Okezone.com/Herman A)

MAKASSAR - Lesmono (35), seorang pekerja tower terpaksa dievakuasi oleh Tim SAR dari atas puncak tower karena terjepit, akibat terlilit tali sling yang digunakan di badannya untuk pengaman.

Korban terjepit saat hendak membongkar rangka tower milik dinas komunikasi dan informatika (Diskominfo) Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Sementara menara tersebut memiliki ketinggian sekitar 40 meter, yang terletak di samping kantor Diskominfo di dalam Kompleks Kantor Bupati Maros, Jalan Asoka Kecamatan Turikale.

Tim SAR Gabungan dari Basarnas Makassar, BPBD Maros, dan Damkar Maros, langsung melakukan evakuasi terhadap korban, yang berada di atas puncak tower.

Warga BTN Puri Taman Sari, Kota Makassar itu, berhasil dievakusi setelah hampir dua jam terjebak di atas puncak tower. Ayah tiga anak itu baru bisa dievakusi, setelah hampir satu jam tim penyelamat berjibaku dengan memanjat menggunakan peralatan safety di puncak.

(Foto: Okezone.com/Herman A)

Dantim SAR Makassar, Dadang mengatakan satu, rescuer mengevakuasi korban dengan memanjat menggunakan teknik under belay. "Korban berhasil diselamatkan namun terdapat beberapa luka di tubuhnya, seperti selangkangan/dan juga memar di tubuhnya," kata Dadang kepada Okezone saat ditemui di lokasi.

Korban, kata Dadang terjebak di tower antena setinggi 50 meter selama kurang lebih 2 jam. "Korban kami evakuasi dengan teknik rescue tandem under belay pada pukul 21.50 Wita (25/11) dan dibawa ke Rumah Sakit Salewangan Maros untuk diberikan perawatan medis lebih lanjut," ungkap Dadang.

Usai berhasil diturunkan, korban diberi bantuan pernapasan oleh tim medis yang telah bersiaga, kemudian dibawa ke atas mobil ambulans untuk dibawa ke rumah sakit.

Sementara Mertua Korban, Kaharuddin mengatakan korban bekerja sejak sore untuk membongkar tower tersebut bersama menantunya dan dua orang lainnya. "Kami berempat membongkar tower tersebut. Namun sekitar Pukul 18.30 Wita petang Lesmono mulai terjebak di puncak tower atau saat hendak menurunkan rangka tower," ungkapnya.

Tower tersebut diketahui sudah tua, sehingga pihak Diskominfo Maros, membongkar rangka tower untuk diturunkan satu per satu.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini