MALANG - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy tengah mematangkan program pembekalan pra-nikah terhadap para calon pengantin supaya bisa memberikan pengetahuan dan pelatihan banyak hal.
Hal ini diungkapkannya saat memberikan orasi ilmiah di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Sabtu siang (30/11/2019).
Baca Juga: Polemik Sertifikat Nikah, Ini Kata Wapres Ma'ruf Amin
"Salah satu skema yang sedang dirancang Kemenko PMK adalah pengantin baru yang ikut pembekalan bukan sertifikasi, pembekalan sekali lagi," tegas Muhadjir Effendy.
Menurutnya, dengan pembekalan pra-nikah ini mampu mengurangi permasalahan kependudukan di Indonesia salah satunya mengurangi angka kemiskinan.
"Pembekalan ini untuk mengurangi angka kemiskinan di Indonesia, stunting, dan pengangguran," beber Muhadjir.
Pembekalannya meliputi pelatihan ketrampilan kerja, penyuluhan kesehatan, dan pembinaan mental secara agama maupun psikis, dimana masing - masing kementerian akan dilibatkan sesuai bidangnya.
"Di ketrampilan kerja misalnya, kalau ada yang belum memiliki atau memerlukan ketrampilan tambahan agar dia bisa mendapat pekerjaan maka itu pelatihannya bisa diambilkan dari kartu pra-kerja," tuturnya.
Nantinya pembekalan akan bersifat luwes bisa melalui metode online jarak jauh maupun tatap muka atau offline. "Sifatnya (pembekalan pra-nikah) luwes sangat fleksibel karena itu modalnya dua bisa modal daring online atau tatap muka melalui offline," tutur mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini.
Baca Juga: Polemik Sertifikat Nikah, Menag: Pak Jokowi Tak Mau Anak Jadi Stunting, Kerdil dan Bodoh
Jika calon pengantin telah mengikuti pembekalan ini maka bisa diberikan sertifikat sebagai tanda telah mengikutinya.
"Sertifikasi itu tidak ada, yang namanya sertifikat setiap pelatihan dapat sertifikat ya gpp penataran satu hari saja dapat sertifikat masak ini (pembekalan pra-nikah) gak dapat," pungkasnya.
(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.