nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Walau Menderita Cacat, Pria Malaysia Ini Tetap Ajarkan Al Quran dari Tempat Tidurnya

Rahman Asmardika, Jurnalis · Senin 02 Desember 2019 08:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 01 18 2136664 walau-menderita-cacat-pria-malaysia-ini-tetap-ajarkan-al-quran-dari-tempat-tidurnya-wTs1GXUn5i.jpg Azfar tetap mengajarkan Al Quran meski memiliki keterbatasan fisik. (Foto: Harian Sinar)

KETERBATASAN yang dimiliki dalam hidup kita tidak menjadi alasan untuk menghentikan kita untuk melakukan keinginan yang mulia, seperti yang dilakukan seorang penyandang cacat di Malaysia. Mohamad Azfar Mohd Yusuf, 31 tahun dari Kampung Huda, Sungai Petani, Kedah, yang tetap mengajarkan Al Quran kepada orang-orang meski tidak dapat bergerak dari tempat tidur.

Diwartakan Sinar Harian, Mohamad Azfar telah mempelajari Al Quran sejak ia masih muda. Menurutnya, saat itu ia tidak begitu pandai membaca Al Quran, tetapi setelah beberapa guru agama datang ke rumahnya untuk memberi pelajaran privat, tumbuh keinginannya untuk juga menjadi seorang guru agama.

"Saya mulai mengajarkan Al Quran kepada 10 anak di tahun 2005 dan itu membuat saya senang bahwa saya dapat menyebarkan pengetahuan saya tentang Al Quran!" kata Azfar sebagaimana dikutip dari World of Buzz.

Untuk membuat anak-anak tetap termotivasi, dia mengatakan bahwa dia menghargai mereka dan memberi mereka hadiah kecil seperti mainan, bahan bacaan atau es krim.

"Dengan ini, lebih mudah untuk mendapatkan perhatian mereka dan juga membuat mereka mendengarkan instruksi karena saya tidak bisa bergerak."

Azfar mengatakan bahwa dia selalu meminta bantuan dari siswa yang lebih tua untuk membantu mengendalikan siswa yang lebih muda sehingga mereka tetap tenang dan memperhatikan.

Dia juga sangat berterima kasih bahwa orangtuanya yang menilainya cukup dapat dipercaya untuk mengirim anak-anak mereka ke kelasnya dan dengan ini, dia merasa seperti dia berkontribusi kepada masyarakat dengan caranya sendiri yang kecil.

Saat ini Mohamad Azfar memiliki sekitar 42 siswa dari usia 5-17 tahun, ia memiliki slot waktu yang berbeda pada hari yang berbeda. Selain itu, ia juga menerima panggilan selain pesan WhatsApp dari orang dewasa yang kesulitan membaca Al Quran.

"Saya berharap kerja keras saya akan dapat menginspirasi semua orang untuk mendapatkan pengetahuan dan membaca Al Quran."

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini