"Dengan ini, lebih mudah untuk mendapatkan perhatian mereka dan juga membuat mereka mendengarkan instruksi karena saya tidak bisa bergerak."
Azfar mengatakan bahwa dia selalu meminta bantuan dari siswa yang lebih tua untuk membantu mengendalikan siswa yang lebih muda sehingga mereka tetap tenang dan memperhatikan.
Dia juga sangat berterima kasih bahwa orangtuanya yang menilainya cukup dapat dipercaya untuk mengirim anak-anak mereka ke kelasnya dan dengan ini, dia merasa seperti dia berkontribusi kepada masyarakat dengan caranya sendiri yang kecil.
Saat ini Mohamad Azfar memiliki sekitar 42 siswa dari usia 5-17 tahun, ia memiliki slot waktu yang berbeda pada hari yang berbeda. Selain itu, ia juga menerima panggilan selain pesan WhatsApp dari orang dewasa yang kesulitan membaca Al Quran.
"Saya berharap kerja keras saya akan dapat menginspirasi semua orang untuk mendapatkan pengetahuan dan membaca Al Quran."
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.