nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pantau Pilkades di Tangerang, Kapolda Banten Sebut Pemilihan Berjalan Lancar

Rasyid Ridho , Jurnalis · Minggu 01 Desember 2019 17:05 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 01 340 2136617 pantau-pilkades-di-tangerang-kapolda-banten-sebut-pemilihan-berjalan-lancar-6sOgovqjfn.jpg Kapolda Banten Irjen Tomsi Tohir memantau pelaksanaan Pilkades di Tangerang, Minggu (1/12/2019). (Foto : Ist)

TANGERANG – Kapolda Banten Irjen Tomsi Tohir memantau langsung pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Tangerang, Minggu (1/12/2019).

Saat meninjau pelaksanaan pilkades di Desa Talaga, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Kapolda menyebut pelaksanaan Pilkades berjalan aman, damai dan lancar sehingga terpilih pemimpin yang diinginkan masyarakat.

"Sejauh ini semuanya (Pilkades di Tangerang) berjalan dengan lancar tenggang rasa. Masyarakat sangat antusias. Meskipun di jalan mereka (pendukung paslon) saling berpapasan, tapi tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," ujar Kapolda kepada wartawan.

Kapolda mengimbau masyarakat menjadikan momentum Pilkades yang diselenggarakan di 153 desa se-Kabupaten Tangerang untuk memilih pemimpin terbaik. Kades dan pendukungnya harus memiliki jiwa siap menang dan kalah. Sehingga pada proses penghitungan suara nanti berjalan baik.

"Berbeda pendapat dalam memilih pemimpin itu adalah lumrah terjadi sehingga rasa kekluargaan silaturahmi itu diatas segala-galanya," kata Kapolda.

Terkait pengamanan, Polda Banten bersama Polres jajaran menerjunkan sebanyak 2.682 personel, yang terdiri dari Satgas Polsek 340 personel, Satgas Polres 352 personel, BKO Polda 1.700 personel, Brimob dan Samapta Polda sebanyak 300 personel.

"Insya Allah, seluruhnya (tahapan) berjalan dengan lancar belum ada laporan apapun. Pak Bupati juga turun, Dandrem juga turun," kata Kapolda.

Baca Juga : 153 Desa di Tangerang Gelar Pilkades Serentak Besok, Ribuan Aparat Diterjunkan

Polda Banten menjamin seluruh tahapan Pilkades dapat berjalan lancar dengan kekuatan personel yang ada dan dibantu kodim, koramil, pemda dan seluruh lapisan masyarakat.

Meskipun ada beberapa kasus menonjol menjelang pencoblosan yakni kasus judi di Kecamatan Jayanti. Tiga orang timses diamankan lantaran menjadikan para jagoannya di pilkades sebagai bahan taruhan Rp10 juta. "Ada di Jayanti yang ditangkap judi pilkades," tuturnya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini