Bahkan Paruru mengaku berani bersumpah atas tudingan dirinya yang mengaku nabi kepada warga disebutkan punya sekitar 50 orang pengikut.
"Saya bersumpah, saya tidak pernah mengatakan kalau saya ini nabi atau rasul," ujar dia.
Sementara itu, Dandim Tana Toraja Letkol Zaenal Arifin mengatakan, hanya kurang memahami ayat Alquran dan materi tentang keislaman yang diajarkan. Namun tidak memiliki pendamping atau pengajar yang tepat, sehingga menyalahartikan ajaran Islam.
"Sebetulnya hanya punya keinginan lebih belajar tentang Islam," katanya.
Baca Juga : Pria di Toraja Ngaku Nabi Terakhir dan Sebarkan Ajaran Sesat