nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Nancy Pelosi: DPR AS Akan Ajukan Dakwaan Pemakzulan Terhadap Trump

Rahman Asmardika, Jurnalis · Kamis 05 Desember 2019 22:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 05 18 2138522 nancy-pelosi-dpr-as-akan-ajukan-dakwaan-pemakzulan-terhadap-trump-icbHoBKNu2.jpg Pimpinan DPR AS, Nancy Pelosi. (Foto: AFP)

WASHINGTON - Pemimpin parlemen Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi mengatakan DPR akan mengajukan dakwaan pemakzulan terhadap Presiden Donald Trump atas tuduhan penyalahgunaan kekuasaan. Pernyataan itu disampaikan Pelosi sehari setelah Komite Yudisial DPR mulai mempertimbangkan potensi dakwaan terhadap Trump.

"Demokrasi kita dipertaruhkan, presiden tidak memberi kita pilihan selain bertindak," kata politikus Partai Demokrat itu sebagaimana dilansir BBC, Kamis (5/12/2019).

BACA JUGA: Hadapi Sidang Pemakzulan, Trump Didoakan Puluhan Penasihat Spiritual di Gedung Putih

Sebelumnya, Trump mengatakan kepada kubu Demokrat agar mereka bergerak cepat jika akan memakzulkannya. Dalam sebuah tweet sesaat sebelum pernyataan Pelosi, Trump mengatakan: "Jika Anda akan memakzulkan saya, lakukan sekarang, cepat, sehingga kita dapat memiliki sidang yang adil di Senat, dan agar negara kita dapat kembali melakukan kegiatan dengan normal."

Foto: Reuters

Pada konferensi pers Kamis pagi, Pelosi mengatakan kepada Senat bahwa "Fakta-faktanya tidak dapat dibantah. Presiden menyalahgunakan kekuasaannya demi keuntungan politiknya sendiri dengan mengorbankan keamanan nasional kita, dengan menahan bantuan militer dan pertemuan Kantor Oval yang penting sebagai imbalan atas pengumuman penyelidikan atas saingan politiknya."

"Disayangkan, tetapi dengan keyakinan dan kerendahan hati, dengan kesetiaan kepada pendiri kami dan hati yang penuh cinta untuk Amerika, hari ini saya meminta ketua kami untuk melanjutkan dengan pasal-pasal pemakzulan,” tambahnya.

Kubu Demokrat ingin mengadakan pemungutan suara terkait pemakzulan di DPR sebelum akhir tahun, dengan prospek persidangan di Senat mungkin pada awal Januari 2020.

BACA JUGA: Dubes AS: Trump Beri Arahan untuk Tekan Ukraina

Sekretaris Pers Gedung Putih, Stephanie Grisham segera menanggapi pernyataan Pelosi tersebut, mengatakan bahwa Demokrat "harus malu". Dia menambahkan: "Kami menantikan pengadilan yang adil di Senat."

Associated Press melaporkan bahwa pernyataan Pelosi datang sehari setelah dia mengadakan rapat tertutup tentang pemakzulan dengan sesama anggota parlemen Partai Demokrat dan bertanya kepada mereka: "Apakah Anda siap?", yang direspons oleh anggota parlemen merespons dengan "Ya".

Pada Rabu, tiga ahli hukum konstitusional bersaksi kepada Komite Yudisial Parlemen bahwa tindakan Trump untuk mendapatkan bantuan dari negara asing merupakan pelanggaran yang dapat membuatnya dimakzulkan. Sementara ahli hukum keempat mengatakan tindakan Trump salah, tetapi tidak bisa membuatnya dimakzulkan.

Komite Yudisial mendengar dari para saksi dan ditugaskan untuk menulis pasal-pasal pemakzulan yang nantinya akan dipilih oleh DPR secara penuh.

Di antara dakwaan pemakzulan formal yang diperkirakan akan dipertimbangkan oleh komite yudisial adalah penyalahgunaan kekuasaan, menghalangi keadilan dan penghinaan terhadap Kongres.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini