Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Muncul Soal Ujian Madrasah Aliah di Kediri Berisi Khilafah

Muncul Soal Ujian Madrasah Aliah di Kediri Berisi Khilafah
Ilustrasi ujian sekolah. (Foto: Dok Okezone/Dede Kurniawan)
A
A
A

Dia mengungkapkan, materi khilafah dalam naskah ujian itu seperti pada soal nomor 2, yakni dibentuknya suatu pemerintahan pasti ada tujuan yang ingin dicapai oleh para pemegang kekuasaan.

Secara umum pembentukan khilafah adalah: Di naskah itu, diberikan beberapa pilihan, yaitu A. Melanjutkan kepimimpinan Nabi Muhammad, lalu jawaban B. Mengupayakan kesejahteraan lahir dan batin dalam rangka memperoleh kebahagian di dunia akhirat. Jawaban C. Peran mewujudkan dasar-dasar khilafah (pemerintahan) yang adil dalam seluruh aspek kehidupan umat Islam. Jawaban D. Mewujudkan kehidupan masyarakat yang adil dan makmur, sejahtera lahir batin serta memperoleh Ridlo Allah. Jawaban E. Berupaya memelihara keamanan dan ketahanan negara dan agama.

Juga ditemukan di soal nomor 3, yakni khilafah yang dibangun Rasulullah SAW dan diteruskan oleh para sahabatnya berlandaskan pada pijakan kokoh yang pada prinsipnya dimaksudkan untuk: Adapun jawaban yang dituliskan antara lain A. Melindungi rakyat lemah, B. Membina toleransi, C. Menegakkan kalimat tauhid, D. Membangun kerjasama, E. Menghindari permusuhan.

Ia menyayangkan adanya soal ujian tersebut. Melalui hal itu, dia berharap Kementerian Agama mengoreksi materi pelajaran sehari-hari.

"Kami meminta Kemenag melakukan revisi ulang terhadap ujian mata pelajaran fiqih secara menyeluruh dan meminta Kemenag melakukan evaluasi total terhadap seluruh maple, khususnya yang berkaitan dengan khilafah," jelasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, soal ujian tersebut dibuat oleh tim. Salah seorang guru yang dikabarkan turut membuat soal ujian berasal dari sebuah MAN di Kediri dengan inisial NS.

Dikarenakan soal ujian penilaian akhir semester (PAS) tingkat madrasah aliah itu untuk se-Wilayah Kerja Kediri Utara, sehingga anggota tim berasal dari berbagai sekolah.

Sementara Humas Kemenag Kabupaten Kediri Paulo Ximenes belum bisa dikonfirmasi terkait kejadian ini.

(Hantoro)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement