Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Politik Uang dan Isu SARA Diprediksi Tetap Marak di Pilkada 2020

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Senin, 16 Desember 2019 |07:45 WIB
Politik Uang dan Isu SARA Diprediksi Tetap Marak di Pilkada 2020
ilustrasi (Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) menilai persoalan yang terjadi di Pilkada 2020 masih sama dengan Pilkada sebelumnya. Politik uang (money politic) dan permainan isu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) masih marak.

Peneliti Perludem, Fadli Ramadhanil mengatakan, selain dua masalah tersebut, aturan regulasi tumpang tindih untuk persyaratan calon kepala daerah diperkirakan masih terjadi di Pilkada tahun depan.

Kemudian, sambungnya, permasalahan persiapan anggaran serta demokratisasi partai-partai politik dalam mencalonkan para kepala daerahnya.

"Tantangannya secara umum masih sama dengan pilkada-pilkada sebelumnya. Soal persiapan regulasi, persiapan anggaran, dan juga soal demokratisasi parpol dalam pencalonan," ujar Fadli saat dihubungi Okezone, Senin (16/12/2019).

 Ilustrasi

Fadli juga memprediksi politik uang masih akan marak terjadi di Pilkada 2020. Tak hanya itu, kata Fadli, Perludem juga menyoroti integritas dan akuntabilitas dana kampanye para calon kepala daerah.

Baca juga: Luncurkan Pemilu Rakyat 2020, MNC Media Siap Siarkan Berita Pilkada

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement