nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bayi Gajah yang Terkena Jerat Pemburu Ditinggal Kawanannya

Banda Haruddin Tanjung, Okezone · Senin 16 Desember 2019 14:26 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 16 340 2142454 bayi-gajah-yang-terkena-jerat-pemburu-ditinggal-kawanannya-uzdMFCxwPZ.jpg Ilustrasi

PEKANBARU - Balai Besar Konservasi Sumber Daya (BBKSDA) Riau mengevakuasi gajah Sumatera yang terkena jerat di kawasan PT RPI anak perusahaan PT Riau Pulp Andalan Pulp and Paper (RAPP) di Peranap, Kabupaten Inhu. Kini bayi gajah itu ditinggal sendiri kawanannya setelah sempat beberapa hari dijaga.

"Bayi gajah itu ditinggal kawanannya termasuk induknya. Bayi gajah tersebut dirawat di Pusat Pelatihan Gajah (PLG) Minas," ucap Andri, Kabid Wilayah I BBKSDA Riau, Hansen kepada Okezone Senin (16/12/2019).

Bayi gajah yang terperangkap jerat kondisinya mengalami pembengkakan. Selain itu, bayi gajah berusia 4 bulan ini juga belum bisa makan karena selama ini bergantung pada induknya.

Baca Juga: Bayi Gajah Sumatera Ditemukan Meronta Kesakitan Terkena Jerat Pemburu di Riau

"Bayi gajah ini belum bisa apa-apa. Bayi seeumuran itu masih tergantung pada susu ibunya, belum bisa makan. Jadi sekarang hanya diberi asupan susu saja," imbuhnya.

Dari keterangan pihak karyawan PT RPI yang melihat bayi gajah terjerat, induk dan kawanannya sempat menjaga. Bayi gajah berjenis kelamin betina diketahui pekerja penebang kayu akasia bahan baku pulp and paper pada 13 Desember 2019. Sempat berusaha ditolong, namun karena banyak gajah, mereka pun mengurungkan niatnya. Akhirnya petugas dari BBKSDA datang ke lokasi dan melapaskan jeratan.

Bayi Gajah Kena Jerat Pemburu (Ist)

Andri menjelaskan, pihaknya belum bisa memastikan keberadaan induk dan kawanannya. Jika nanti sudah pulih, tim akan mengembalikannya gajah tersebut ke kelompoknya.

Namun hal itu tidak mudah, karena kawanan yang sering berada di Kabupaten Inhu yang berasal dari Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) banyak kelompoknya.

"Di sana ada empat kelompok gajah. Jadi nantinya harus benar-benar kita memastikan kalau kita mengembalikannya pada kawanannya, karena kalau tidak kasihan bayi gajah itu. Saat ini kita fokus untuk pemulihan bayinya," tukasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini