PEKANBARU - Balai Besar Konservasi Sumber Daya (BBKSDA) Riau mengevakuasi gajah Sumatera yang terkena jerat di kawasan PT RPI anak perusahaan PT Riau Pulp Andalan Pulp and Paper (RAPP) di Peranap, Kabupaten Inhu. Kini bayi gajah itu ditinggal sendiri kawanannya setelah sempat beberapa hari dijaga.
"Bayi gajah itu ditinggal kawanannya termasuk induknya. Bayi gajah tersebut dirawat di Pusat Pelatihan Gajah (PLG) Minas," ucap Andri, Kabid Wilayah I BBKSDA Riau, Hansen kepada Okezone Senin (16/12/2019).
Bayi gajah yang terperangkap jerat kondisinya mengalami pembengkakan. Selain itu, bayi gajah berusia 4 bulan ini juga belum bisa makan karena selama ini bergantung pada induknya.
Baca Juga: Bayi Gajah Sumatera Ditemukan Meronta Kesakitan Terkena Jerat Pemburu di Riau
"Bayi gajah ini belum bisa apa-apa. Bayi seeumuran itu masih tergantung pada susu ibunya, belum bisa makan. Jadi sekarang hanya diberi asupan susu saja," imbuhnya.