PONTIANAK - Anggota komisi IV DPR RI, Yessy Melania mengatakan, pihaknya ingin Kalimantan Barat (Kalbar) menjadi lumbung ketahanan pangan di tingkat nasional.
“Kita ingin dengan Kostratani (Komando Strategis Pembangunan Pertanian) petani mendapatkan penyuluhan dan pelatihan hingga sarpras yang memadai hingga dapat panen 2 sampai 3 kali dalam setahun," ujar Yessy saat membuka Rakor Evaluasi UPSUS dan sosialisasi Kostratani wilayah provinsi Kalimantan Barat.
Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Dedi Nursyamsi mengatakan, Kostratani menjadi perhatian besar pemerintah pusat untuk penyuluh pertanian Indonesia.
“Anggaran penyuluhan naik 2 kali lipat. Ini perhatian nyata Mentan SYL, Syahrul Yasin Limpo dalam pembangunan pertanian Indonesia," tegas Dedi yang kemudian disambut tepuk tangan para penyuluh dan jajaran kepala dinas lingkup pertanian hingga pejabat yang menangani penyuluhan serta petugas data dari 14 dinas pertanian Kabupaten dan 75 Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) kecamatan di Kalimantan Barat.
“Kostratani menjadi pusat pergerakan pertanian langsung di kecamatan, di desa. Kostratani dibangun dari tingkat pemerintah pusat, pemerintah provinsi, kabupaten hingga kecamatan. Kenapa Kecamatan? Karena sesungguhnya pertanian itu ada di kecamatan, ada di desa-desa, sehingga pusat gerakan pembangunan pertanian harus di kecamatan langsung disawah," papar Dedi.
Prof. Dedi menambahkan, Kostratani adalah BPP yang terpadu dengan IT, disana ada komputer, internet hingga drone yang terkoneksi dalam Agricultural War Room (AWR) di pusat yaitu korstratanas Kementerian Pertanian. Menteri pertanian bisa langsung mengecek melalui AWR kecamatan mana yang sudah melaporkan luas tambah tanam (LTT) hingga daerah mana yang sedang mendapat curah hujan tinggi hingga berpotensi banjir. Melalui Korstratani yang terintegrasi dalam AWR Mentan SYL secara cepat dapat melakukan pencegahaan hingga penanganan.
Kostratani memiliki peran sebagai pusat data dan informasi, pusat pergerakan pembangunan pertanian, pusat pembelajaran, pusat konsultasi agribisnis, hingga pusat pengembangan jejaring kemitraan. Kostratani menjadi center of excellence pembangunan pertanian di kecamatan. Karena itu Penyuluh harus tangguh itu yang akan kita gerakkan di Korstratni.
Penyuluh itu otak nya petani jika penyuluh nya pintar maka petani juga akan pintar. Jadilah penyuluh yang dirindukan dicintai oleh petani. Keberhasilan penyuluh adalah disaat keberadaanya diperlukan oleh petani.
(adv) (wil)
(Risna Nur Rahayu)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.