JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik lima pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jilid V di Istana Negara hari ini, Jumat (20/12/2019).
Kelima pimpinan KPK yang baru dilantik tersebut yakni Firli Bahuri (Ketua), Alexander Marwata, Nurul Ghufron, Nawawi Pomolango dan Lili Pintauli Siregar. Dari lima nama ini, Alexander Marwata merupakan satu-satunya komisioner petahana KPK.
Ketua Komisi III DPR, Herman Hery mengingatkan kepada pimpinan KPK baru bahwa tugas berat sudah menanti mereka usai dilantik Presiden. Khususnya, dalam menjawab harapan publik akan terwujudkan Indonesia tanpa korupsi sesuai Undang-undang tentang KPK
“Selamat bertugas untuk kelima pimpinan baru KPK, semoga mampu mengemban amanah dalam mewujudkan Indonesia tanpa korupsi sesuai harapkan kita semua,” ucap Herman kepada wartawan di Jakarta, Jumat (20/12/2019).
Menurut Herman, dalam agenda pemberantasan korupsi bukan hanya KPK saja yang memikul beban. Karena sejatinya agenda pemberantasan korupsi dapat diselesaikan dengan baik jika ada koordinasi efektif antara semua pihak.
“Ingat, agenda pemberantasan korupsi bukan menjadi tugas KPK saja, melainkan tugas bersama seluruh elemen bangsa. Selalu kedepankan koordinasi dan komunikasi dengan aparat penegak hukum lain. Komisi III DPR RI sebagai mitra KPK selalu siap mendukung seluruh kinerja KPK ke depannya,” beber Herman.
Pada kesempatan yang sama, Presiden Jokowi turut melantik lima Dewan Pengawas KPK (KPK). Tumpak Hatorangan Panggabean resmi ditunjuk sebagai Ketua Dewas KPK. Selain itu, keempat orang Dewas KPK lainnya yakni Artijdo Alkostar, Albertina Ho, Syamsuddin Haris, dan Harjono.