nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sebut Menjadi Ibu Adalah Hukuman, Badan PBB Dihujani Kecaman Warganet

Rahman Asmardika, Jurnalis · Kamis 26 Desember 2019 10:38 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 26 18 2146135 sebut-menjadi-ibu-adalah-hukuman-badan-pbb-dihujani-kecaman-warganet-JjkRuCWXgc.jpg Foto: Reuters.

BADAN PBB untuk Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Wanita (UN Women) mendapat kecaman luas dari warganet karena sebuah tweet yang dianggap sangat tidak peka dan menyinggung yang diunggah bertepatan pada Rabu, 25 Desember.

Saat umat Kristiani tengah merayakan Natal, yang dianggap sebagai hari kelahiran juru selamat dalam agama Kristen, UN Women justru mengunggah tweet mengenai “hukuman menjadi seorang ibu”, demikian diwartakan RT, Kamis (26/12/2019).

Gambar yang di-posting dalam tweet itu menyebutkan hal-hal seperti "tunjangan persalinan yang terbatas" dan "kesenjangan upah gender" sebagai hukuman karena "menjadi seorang ibu". Hukuman tersebut dikeluarkan oleh salah satu petugas dengan nama ‘P. Atriarki 'dan telah berlaku sejak "awal waktu."

Pemberdayaan perempuan dan kesetaraan gender adalah isu yang perlu diangkat pada masa ini, tetapi anggapan bahwa menjadi seorang ibu adalah sebuah keputusan yang mendapat hukuman bukanlah hal yang bisa diterima, dan tampaknya banyak yang setuju dengan pandangan tersebut.

Komentar pada tweet itu tampaknya sebagian besar negatif. Beberapa orang berpendapat bahwa menciptakan kehidupan adalah pengalaman yang eksklusif dan memuaskan, dan bahwa keluarga sebagai institusi berfungsi untuk berbagi beban dan kegembiraan sebagai orang tua.

“Menjadi seorang ibu sekarang merupakan hukuman ?! Saya menyebutnya pencapaian terbesar dalam hidup saya, semuanya empat kali !!,” tulis seorang pengguna Twitter. Sebagian bahkan menyebutnya sebagai “serangan terhadap nilai-nilai Kristen” karena tanggal diunggahnya tweet tersebut.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini