KULONPROGO – Bendung Kamijoro diyakini bisa memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. Bendungan di Sungai Progo yang berbatasan antara Kulonprogo dan Bantul ini mampu mendukung sistem pertanian di Bantul. Bahkan dalam setahun petani bisa tiga kali menanam padi.
“Ini akan mensejahterakan masyarakat hingga 100 ribu orang, karena mampu mengairi sekitar 3 ribu hektare lahan pertanian,” kata Anggota DPR, Idham Samawi, yang mendampingi Presiden Jokowi meresmikan Bendung Kamijoro, di Pedukuhan Kaliwiru, Desa Tuksono, Kecamatan Sentolo, Kulonprogo, Selasa (31/12/2019).
Mantan Bupati Bantul dua periode ini mengatakan, pada 2014 Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadi Moljono pernah datang ke lokasi ini. Saat itu dijelaskan masyarakat khususnya petani sangat butuh saluran irigasi dari Sungai Progo.

Dulunya petani hanya bisa menanam padi sekali dalam setahun. Usai padi dilanjutkan dengan palawija, musim terakhir terpaksa dianggurkan karena tidak adanya air. Namun kini sepanjang tahun air mengalir dan tidak ada kendala lagi, petani bisa menanam dengan model tanam padi-padi-palawija.
“Kalau dipaksakan bisa tiga kali tanam padi, tetapi tidak baik dan diselingi palawija,”ucap Idham.
Presiden, kata Idham, telah meminta kepada para petani untuk memanfaatkan sarana yang ada. Petani diminta merawat saluran irigasi dan tidak menjual sawah mereka. Apalagi saat ini banyak yang mencoba menawar dengan harga yang relatif lebih mahal.
“Tadi Pak Jokowi berpesan, agar tanah tidak dijual karena ini bisa mensejahterakan keluarga,” ujarnya.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.