WAKIL Menteri Luar Negeri Korea Utara Kim Kye Gwan menyatakan, pemerintah negaranya tidak akan melanjutkan perundingan nuklir kecuali Amerika Serikat menerima tuntutannya tanpa syarat.
"Kami telah membuang waktu dengan AS selama 1,5 tahun," kata Kim Kye Gwan seperti disiarkan kantor berita resmi KCNA, Sabtu 11 Januari 2020.
Kim, seorang diplomat senior, mengatakan hubungan Kim Jong-un dengan Presiden AS Donald Trump tetap positif, mengatakan bahwa Kim baru-baru ini mendapat ucapan selamat ulang tahun dari Trump.
Kim Jong-un bersalaman dengan Donald Trump (Reuters)
"Tapi itu urusan pribadi dan pemimpin kami, yang mewakili negara dan bekerja demi kepentingan negara, tidak akan mengambil keputusan berdasarkan hubungan pribadinya," ujar Kim.
"Agar dialog bisa terwujud, AS harus menerima tuntutan kami tanpa syarat. Namun, kami sadar bahwa AS belum siap untuk melakukannya, atau tidak bisa melakukannya," tambahnya.
Diplomat Korea Utara itu tidak mengatakan apa tuntutan Korea Utara. Korea Utra sering mengeluh mengenai AS dan sanksi-sanksi internasional, serta tentang latihan militer gabungan dan penjualan senjata AS-Korea Selatan.
(Salman Mardira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.