nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Identitas 9 Korban Tewas Jembatan Putus saat Banjir Bandang di Bengkulu

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Senin 20 Januari 2020 15:51 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 20 340 2155552 identitas-9-korban-tewas-jembatan-putus-saat-banjir-bandang-di-bengkulu-N4hHpjTWNJ.jpg ilustrasi (Shutterstock)

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP) menyebutkan korban meninggal dunia akibat putusnya Jembatan Gantung Cawang saat banjir bandang menerjang Desa Manau Sembilan, Kecamatan Padang Guci Hulu, Kabupaten Kaur, Bengkulu hingga, Senin (20/1/2020) siang, mencapai sembilan orang.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Agus Wibowo mengatakan, satu orang masih dinyatakan hilang dalam peristiwa tersebut.

Korban meninggal dan hilang terseret arus banjir bandang akibat putusnya Jembatan Gantung Cawang, pada Minggu 19 Januari 2020 sore. Saat itu, mereka berada di atas jembatan menyaksikan banjir bandang. Nahas, jembatannya putus.

BNPB mengimbau masyarakat agar tidak menjadikan peristiwa alam sebagai tontonan karena dapat berpotensi menjadi bencana baru, sebagaimana yang menimpa warga tersebut saat menyaksikan banjir bandang dari atas Jembatan Gantung Cawang.

 jembatan

Jembatan Gantung Cawang putus (Istimewa)

“Para warga yang tengah menonton aliran sungai berjumlah 30 orang jatuh ke sungai setelah Jembatan Gantung Cawang putus karena tak kuat menahan beban dari para warga. Dari seluruh warga tersebut sembilan jiwa meninggal dunia, satu dinyatakan hilang dan 20 selamat,” kata Agus dalam keterangan persnya.

Dalam rilis yang dikeluarkan BNPB sebelumnya, putusnya Jembatan Gantung Cawang disebabkan oleh terjangan banjir bandang sehingga menimbulkan korban jiwa.

Namun melalui komunikasi lebih lanjut dan verifikasi data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kaur, putusnya jembatan diduga dikarenakan tidak kuat menahan beban.

Adapun korban meninggal dunia menurut perkembangan olah data lapangan hingga pukul 14.00 WIB tadi sembilan orang. Berikut identitasnya:

1. Emilia binti Minut warga Desa Manau 9/2

2. Yeni binti Kamharudin warga Desa Manau 9/2

3. Pio bin Didi warga Desa Bungin Tambun

4. Peri Rahman bin Tisri warga Desa Pulau Panggung

5. Migi bin Jon armada warga Desa Rigangan

6. Mika binti Sus warga Desa Bungin Tambun 3

7. Viki bin Ida warga Desa Pulau Panggung

8. Intan Guspani binti Indi warga Desa Bungin Tambun 2

9. Guspial bin Sarpudin warga Desa Tanjung Ganti

“Sedangkan warga yang masih dalam pencarian adalah Ipan bin Ujang B desa Pulau Panggung,” katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini