Fakta-Fakta Virus Korona China yang Telah Merenggut 4 Jiwa

Rachmat Fahzry, Okezone · Selasa 21 Januari 2020 14:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 21 18 2155978 fakta-fakta-virus-korona-china-yang-telah-merenggut-4-jiwa-gDsLatfk9Q.jpg Petugas membawa pasien yang terindikasi virus korona di rumah sakit di Wuhan. (Foto/Reuters)

PIHAK BERWENANG CHINA dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan virus korona jenis baru menjadi sumber wabah pneumonia (radang paru-paru) di Kota Wuhan, China yang kini telah menyebar negara lain.

Beberapa ahli mengatakan virus jenis itu mungkin tidak mematikan seperti jenis virus korona lainnya, seperti Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS), yang menewaskan hampir 800 orang di seluruh dunia pada 2002-2003 yang juga berasal dari China.

Sedikit yang diketahui tentang virus korona jenis baru yang mewabah Wuhan, termasuk asal-usulnya, tetapi otoritas kesehatan China telah mengkonfirmasi viris bisa menular antarmanusia.

Kasus awal

Pada Desember 2019, sekira 44 orang terinfeksi virus yang saat itu belum teridentifikasi virus korona. Namun mereka yang terjangkit menderita demam tinggi, batuk dan kesulitan bernafas.

Foto/Reuters

Pada 21 Januari 2010, ada lebih dari 200 kasus yang dikonfirmasi dari pasien di China dan di tempat lain dengan virus korona jenis baru.

Sebanyak 198 pasien yang terjangkit virus berada di Wuhan, empat telah meninggal.

Baca juga: Sejumlah Negara Lakukan Screening di Bandara untuk Cegah Virus Korona

Baca juga: Wabah Virus Misterius China Makin Parah, Ini Imbauan Kemlu untuk WNI

Otoritas kesehatan nasional dan lokal di China juga telah melaporkan 21 pasien di luar Wuhan, yakni di Beijing, Shanghai, dan Shenzen.

Menyebar ke luar China

Korea Selatan pada 20 Januari melaporkan kasus baru virus yang melibatkan seorang pelancong China dari Wuhan.

Thailand juga telah melaporkan dua kasus virus yang dikonfirmasi, keduanya adalah wisatawan China dari Wuhan.

Foto/Reuters

Jepang juga membenarkan satu kasus warga negara Jepang yang mengunjungi Wuhan.

Pasar makanan laut

Otoritas kesehatan Tiongkok masih berusaha untuk menentukan asal virus, yang telah dikaitkan dengan pasar makanan laut di Wuhan.

Foto/Wikipedia Commons

Pada kasus awal korona virus di Wuhan, semua pasien yang terjangkit merupakan pedangang atau pengunjung pasar tersebut.

Mereka telah mengonfirmasi virus bisa menular antamanusia dan 15 pegawa medis di China telah terinfeksi.

WHO mengatakan sumber hewan tampaknya paling mungkin menjadi sumber utama wabah.

Tidak ada vaksin untuk virus korona jenis baru tersebut.

Pihak berwenang China telah meningkatkan upaya pemantauan dan desinfeksi menjelang liburan Tahun Baru Imlek pada akhir Januari, di mana sekira negara 1,4 warga China akan melakukan perjalanan lokal dan luar negeri.

Otoritas bandara di Amerika Serikat serta banyak negara Asia, termasuk Jepang, Thailand, Singapura, Korea Selatan, dan Indonesia meningkatkan penyaringan penumpang dari China khusunya Wuhan.

Singapura mengumumkan pada 21 Januari bahwa mereka akan mengkarantina individu dengan gejala pneumonia dan riwayat perjalanan dari Wuhan dalam 14 hari sebelum gejalanya timbul.

WHO mengirim arahan ke rumah sakit di seluruh dunia tentang pencegahan dan pengendalian infeksi. Mereka juga akan menggelar rapat pada 22 Januari untuk menilai apakah wabah itu merupakan keadaan darurat dunia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini